Trump Sebut Kim Jong Un Sudah Meminta Maaf untuk Uji Coba Rudal Korea Utara

Kompas.com - 10/08/2019, 22:59 WIB
Foto tangkapan layar yang diambil dari tayangan stasiun televisi Korea Utara, KCTV, pada 1 Agustus 2019, yang memperlihatkan siluet Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sedang melihat peluncuran rudal balistik di lokasi yang tidak diketahui. AFP PHOTO / HANDOUT / KCTVFoto tangkapan layar yang diambil dari tayangan stasiun televisi Korea Utara, KCTV, pada 1 Agustus 2019, yang memperlihatkan siluet Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sedang melihat peluncuran rudal balistik di lokasi yang tidak diketahui.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah meminta maaf atas serangkaian uji coba rudal yang dilakukan negaranya belakangan ini.

Korea Utara dilaporkan telah kembali meluncurkan rudal jarak pendek pada Sabtu (10/8/2019) pagi, menjadi kali kelima Pyongyang melakukan uji coba rudal dalam dua pekan terakhir.

Namun Trump sempat menegaskan bahwa uji coba rudal yang dilakukan Korea Utara tidak melanggar kesepakatannya dengan Kim Jong Un.

Tak lama setelah uji coba rudal Korut pada Sabtu pagi, Trump melalui akun Twitter miliknya, mengungkapkan bahwa Kim Jong Un telah menyampaikan permintaan maaf terkait peluncuran rudal yang dilakukan negaranya.

Baca juga: Trump Kembali Terima Surat yang Sangat Indah dari Kim Jong Un

Permintaan maaf Kim Jong Un tersebut dikatakan Trump, disampaikan dalam surat yang "sangat indah" yang dikirim oleh pemimpin Korea Utara itu pada Kamis (8/8/2019) lalu.

Trump juga mengatakan bahwa Kim Jong Un ingin melanjutkan pembicaraan tentang denuklirisasi dalam waktu dekat, setelah latihan perang AS dengan Korea Selatan usai.

Sebagaimana diketahui, Korea Utara sangat menentang digelarnya latihan militer gabungan antara Washington dengan Seoul dan menyebutnya hambatan atas pembicaraan denuklirisasi Semenanjung Korea.

"Dalam sebuah surat kepada saya yang dikirim oleh Kim Jong Un, dia menyampaikan, dengan sangat baik, bahwa dia ingin bertemu dan memulai negosiasi segera setelah latihan bersama AS dan Korea Selatan selesai," tulis Trump.

Baca juga: Trump: Kim Jong Un Tidak Akan Mengecewakan Saya

AS telah memulai latihan militer gabungan dengan Korea Selatan pada Senin (5/8/2019) lalu dan dijadwalkan berlangsung hingga sepekan ke depan.

Pyongyang telah menegaskan bahwa peluncuran rudal yang dilakukan merupakan peringatan bagi Korea Selatan dan AS.

"Itu adalah surat yang panjang, sebagian besar mengeluhkan tentang latihan militer yang konyol dan mahal. Juga ada sedikit permintaan maaf untuk pengujian rudal jarak pendek dan bahwa pengujian itu kan berhenti saat latihan bersama usai," lanjut Trump.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X