Di Chennai, Air Kini Lebih Mahal dari Bensin

Kompas.com - 26/07/2019, 10:15 WIB
Sejumlah perempuan di India mengantre untuk mendapatkan jatah air yang dimasukkan ke dalam kontainer plastik berwarna terang atau kudams. Tim CeritalahSejumlah perempuan di India mengantre untuk mendapatkan jatah air yang dimasukkan ke dalam kontainer plastik berwarna terang atau kudams.

SEKITAR empat tahun lalu, Chennai, sebuah kota di India Selatan, yang merupakan ibu kota Tamil Nadu hampir terendam. Krisis air kini melanda Chennai dan sekitarnya. 

Sebelumnya, banjir terburuk sepanjang sejarah modern – yang disebabkan oleh rangkaian badai dari Teluk Bengal – melumpuhkan aktivitas 11 juta penduduk yang tinggal di kota pusat manufaktur dan jasa ini.

Bahkan, komunikasi dan transportasi ke Chennai pun terputus sebab genangan air payau membanjiri landasan pacu di Bandara Internasional Anna. Banjir ini mengakibatkan lebih dari 500 korban jiwa dan sekitar 1,8 juta penduduk mengungsi.

Dan sekarang, Chennai dilanda kekeringan yang berkepanjangan, akibat dari tidak turunnya hujan selama lebih dari 200 hari. Empat waduk utama Chennai kini kering kerontang.

Baca juga: Banjir di Chennai, India, Tewaskan Puluhan Orang

Danau Chembarambakkam yang sejak dahulu kala mengairi Chennai, juga mengering dengan cepat.

Namun bagi Anbu, seorang supir truk berusia 28 tahun, fenomena kekeringan terburuk selama 140 tahun ini telah menjadi sumber pekerjaan.

Ironis memang, saat banjir 2015 silam, dia terpaksa meninggalkan desanya di Pavandhur, sekitar 250 kilometer ke selatan Chennai sebab desanya telah kehabisan air.

Meskipun memiliki latar belakang pendidikan di teknik keramik, Anbu berharap menjadi petani tebu seperti ayahnya. “Ketika ada air, tanamanlah yang benar-benar memberi timbal balik,” jelas Anbu.

Tapi, ketika Tim Ceritalah menemuinya di bengkel perawatan truk di Paonamalle, pinggiran Chennai, Anbu tampak berseri-seri dan membanggakan truk tangki airnya yang baru saja dicat dengan warna cerah.

Pekerjaannya sebagai supir truk mengharuskan Anbu bekerja selama 24 jam, dan menjadikan truk kebanggannya tersebut sebagai rumah baginya.

Baca juga: Garap Wisman India, Batik Air Buka Rute ke Chennai

Angin panas yang berdebu bertiup dihalaman bengkelnya, di mana terdapat dua truk lain yang sedang diperbaiki. Panas yang menyengat membuat Anbu tampak jauh lebih tua.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Internasional
Berisi Air Suci, 'Sepatu Yesus' Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Berisi Air Suci, "Sepatu Yesus" Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Internasional
Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Internasional
Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Internasional
Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

Internasional
Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Internasional
Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Internasional
Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Internasional
Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Internasional
Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Internasional
Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Internasional
Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Internasional
Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X