Bunuh 1.000 Ekor Jaguar Secara Ilegal, Dokter Gigi Brasil Ditangkap

Kompas.com - 09/07/2019, 15:02 WIB
Pemburu liar jaguar yang ditangkap kepolisian Brasil. CEN/@MPF_ACPemburu liar jaguar yang ditangkap kepolisian Brasil.
|

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Kepolisian Brasil menangkap sekelompok pemburu ilegal setelah seorang dokter gigi anggota klub itu dikabarkan telah membunuh 1.000 jaguar yang dilindungi.

Sang dokter gigi menjadi satu dari tujuh orang yang ditangkap karena diduga telah membunuh ribuan ekor hewan dilindungi termasuk jaguar, kapibara, dan sejumlah hewan lainnya.

Sejumlah laporan mengatakan, anggota terlama geng pemburu liar ini adalah Temistocles Barbosa Freire.

Baca juga: Terekam Kamera, Pemburu Liar Pukuli Harimau dengan Tangan Kosong

Dia adalah seorang dokter gigi yang diyakini sudah melakukan perburuan luar dan membunuh leboh dari 1.000 ekor jaguar sejak 1987.

Sejumlah foto memperlihatkan Freire membawa jaguar yang sudah mati di punggungnya sementara anjing-anjing pemburu mengerumuninya.

Menurut kabar, aparat keamanan Brasil berhasil menyadap komunikasi kelompok ini dan memantau pergerakan mereka selama tiga bulan sebelum melakukan penangkapan.

Ketujuh pemburu liar ini ditangkap dan pengadilan federal Brasil telah menjerat mereka dengan kasus perburuan liar dan penggunaan senjata api tanpa izin.

Dalam pemantauan selama tiga bulan itu, polisi menemukan bahwa kelompok ini sudah membunuh delapan macan tutul, 13 kapibara, serta 10 ekor babi hutan dan rusa.

Para pemburu liar ini diyakini menggunakan suara cuica, perkusi tradisional Brasil bersuara tinggi, untuk menarik perhatian macan tutul.

Setelah tertangkap, anggota geng ini terancam hukuman penjara dan denda jika terbukti bersalah tergantung seberapa besar peran mereka dalam perburuan.

Baca juga: Baku Tembak, Beberapa Pemburu Liar Tewas di TN Komodo

Jaguar adalah kucing terbesar di Amerika Selatan dan termasuk dalam daftar CITES Appendix I, artinya perdagngan jaguar dan bagian tubuhnya amat dilarang.

Berburu Jaguar adalah perbuatan ilegal di Argentina, Brasil, Kolombia, Guyana Perancis, Honduras, Nikaragua, Panama, Paraguay, Suriname, Amerika Serikat, dan Venezuela.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X