Trump Batalkan Serangan ke Iran Saat Jet Tempur Sudah Terbang

Kompas.com - 21/06/2019, 16:07 WIB
Inilah RQ-4A Global Hawk. Drone pengintai militer Amerika Serikat yang dikabarkan dijatuhkan oleh Iran pada Rabu (19/6/2019). US Air Force via NewsweekInilah RQ-4A Global Hawk. Drone pengintai militer Amerika Serikat yang dikabarkan dijatuhkan oleh Iran pada Rabu (19/6/2019).

TEHERAN, KOMPAS.com - Sebagai balasan atas drone yang ditembak jatuh oleh Iran, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan mengizinkan perintah serangan.

Setelah ketegangan yang terjadi pasca-serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman pekan lalu, Iran mengklaim sudah menghancurkan drone jenis RQ-4A Global Hawk.

Baca juga: Trump Batalkan Serangan ke Iran di Detik Terakhir

Sebagai balasannya, New York Times yang mengutip sumber internal Gedung Putih memberitakan, jet tempur langsung diterbangkan dengan kapal perang sudah ada di posisi menyerang.

Namun dikutip Reuters Jumat (21/6/2019), serangan balasan itu urung terjadi setelah Trump memerintahkan pembatalan tanpa ada senjata yang ditembakkan.

Pejabat anonim yang ikut dalam pertemuan itu mengatakan, serangan balasan AS menyasar radar serta sistem daya rudal Iran dan dilaksanakan pada dini hari guna meminimalkan risiko.

Kemudian seorang pejabat Iran menimpali bahwa sebelum serangan itu, Trump sempat mengirim peringatan melalui Oman bahwa serangan AS bakal segera terjadi.

Pejabat Iran yang tak ingin disebutkan namanya itu berkata dalam pesannya, Trump menentang perang dan menginginkan perundingan untuk membahas berbagai isu.

Dia meminta Teheran balasan secepatnya. Pejabat itu mengungkap Teheran bahwa kewenangan untuk berunding ada di tangan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sementara sumber kedua Iran menuturkan, mereka sudah menegaskan Khamenei menentang perundingan dengan AS. "Namun pesan ini kami sampaikan supaya beliau yang memutuskan," terangnya.

"Bagaimana pun, kami sudah memberi tahu Oman bahwa serangan yang dilakukan kepada Iran bakal memberikan konsekuensi baik regional maupun internasional," tambahnya.

Tidak jelas apakah serangan bakal tetap dilaksanakan atau Trump berubah pikiran. Ataukah pemerintahannya menyoroti persiapan logistik dan strategi.

Baca juga: Iran: Kami Beri Peringatan ke AS lewat Drone yang Ditembak Jatuh

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X