Kim Jong Un Dapat Senjata Pertamanya di Usia 11 Tahun

Kompas.com - 17/06/2019, 13:58 WIB
Kim Jong Un berkunjung ke pabrik kosmetik yang baru direnovasi bersama istrinya yang jarang terlihat di depan umum, Ri Sol-ju, dan beberapa anggota senior partai. KCNA VIA AFPKim Jong Un berkunjung ke pabrik kosmetik yang baru direnovasi bersama istrinya yang jarang terlihat di depan umum, Ri Sol-ju, dan beberapa anggota senior partai.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebuah buku ungkap perilaku Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ketika masih kecil dan tatkala dia bersekolah di Swiss.

Buku biografi berjudul The Great Successor: The Secret Rise and Rule of Kim Jong Un itu ditulis oleh jurnalis media Amerika Serikat (AS) Washington Post, Anna Fifield.

Dalam buku itu, dikatakan Kim bakal menendang dan meludahi teman-temannya di sekolah privat jika mendengar mereka berbicara Jerman, bahasa yang sulit dia kuasai.

Baca juga: Selain CIA, Saudara Tiri Kim Jong Un Juga Berhubungan dengan China

Dilansir Daily Mirror Senin (17/6/2019), Kim mendapat hadiah mobil modifikasi dari sang ayah, mendiang Kim Il Sung, supaya dia bisa belajar menyetir di usia tujuh tahun.

Selain itu, dia juga mendapat senjata pertama, sebuah pistol berjenis Colt .45 tatkala berumur 11 tahun di samping kehidupan mewahnya yang lain.

Sang ayah yang merupakan pemimpin kedua Korut dilaporkan sangat terobsesi dengan film, dan mempunyai lebih dari 20.000 video serta keping DVD.

Kim berumur 12 tahun ketika dia dikirim ke sekolah prestisius di Bern pada 1996. Di sana, dia menyamar menggunakan nama "Pak Un" dan hidup bersama bibinya.

Pemimpin yang berkuasa pada 2011 itu dikenal karena emosinya yang meluap, dan terlibat pembicaraan tak masuk akal selama pertandingan basket di sekolahnya.

Si "diktator kecil" itu kemudian berkeliling Eropa menggunakan paspor palsu, dan mencoba semua yang ditawarkan oleh Benua Biru selama berkelana.

Bibinya, Ko Yong Suk, kemudian membelot ke Amerika Serikat (AS), dan mengungkapkan dia berusaha menciptakan suasana kekeluargaan selama di Swiss.

"Teman-temannya bakal datang ke rumah dan saya membuatkan kudapan bagi mereka. Saat itu, masa kecilnya sangatlah normal dengan pesta ulang tahun dan bermain," ujar Ko.

Ko melanjutkan selama tinggal di Swiss, Kim mengetahui bahwa dia bukanlah siapa-siapa di luar Korut dan membuatnya yakin dia harus meneruskan takhta ayahnya.

Kim muda dilaporkan mendapatkan pendidikan sejarah secara komprehensif di Swiss yang melingkupi topik seperti Martin Luther King Jr, Nelson Mandela, hingga Revolusi Perancis.

Baca juga: Saudara Tiri Kim Jong Un yang Tewas di Malaysia Disebut sebagai Informan CIA



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X