Konferensi Pers di Facebook, Politisi Pakistan Ini "Pakai" Telinga dan Kumis Kucing

Kompas.com - 16/06/2019, 08:08 WIB
Warga Pakistan menunjukkan foto politisi yang terlihat menggunakan telinga dan kumis kucing saat melakukan konferensi pers yang disiarkan melalui Facebook, Jumat (14/6/2019). AFP / FAROOQ NAEEMWarga Pakistan menunjukkan foto politisi yang terlihat menggunakan telinga dan kumis kucing saat melakukan konferensi pers yang disiarkan melalui Facebook, Jumat (14/6/2019).

PESHAWAR, KOMPAS.com - Berniat memanfaatkan teknologi untuk memudahkan tugasnya, seorang politisi di Pakistan justru menjadi bahan tertawaan warganet.

Hal itu terjadi saat Menteri Regional Shaukat Yousafzai bermaksud menggunakan siaran langsung melalui Facebook untuk konferensi pers, pada Jumat (14/6/2019).

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan rencana tersebut, tetapi hal itu menjadi tak biasa setelah salah seorang staf dari Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), yang mengoperasikan perangkat untuk siaran langsung melalui akun Facebook milik partai, lupa mematikan fungsi filter saat siaran langsung.

Akibatnya, tampilan Shaukat Yousafzai dan sejumlah politisi lainnya dalam layar yang disiarkan langsung melalui internet itu tampak seperti menggunakan telinga dan kumis kucing.


Baca juga: Snapchat Rilis Filter Khusus untuk Kucing

Siaran langsung konferensi pers yang seharusnya serius itu pun menjadi bahan tertawaan orang-orang yang menonton, tak terkecuali para jurnalis.

"Ada kucing di kabinet," tulis salah satu komentar.

Video tersebut, yang telah disaksikan oleh lebih dari 1.000 orang, dihapus dari laman resmi Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), yang berkuasa di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, tak lama setelahnya.

Namun demikian, tangkapan layar rekaman siaran langsung tersebut telah tersebar di media sosial.

Salah satu yang sempat mengambil tangkapan layar rekaman dan mengunggahnya ke media sosial Twitter adalah seorang wartawan, Naila Inayat, yang juga menonton siaran langsung konferensi pers dan telah memberitahu admin akun partai tentang kesalahan yang terjadi.

Yousafzai mengaku telah mengetahui dan mengkonfirmasi insiden saat konferensi pers itu. Dia mengatakan hal itu terjadi secara tidak disengaja.

" Filter kucing menyala secara tidak disengaja. Jangan anggap semua hal serius," ujar Yousafzai kepada AFP.

"Saya juga bukan satu-satunya yang terkena filter, dua pejabat yang duduk di samping saya juga menjadi terlihat seperti kucing," tambahnya.

Pernyataan pers yang dirilis oleh tim media sosial partai PTI menyebut jika insiden itu terjadi secara tidak disengaja karena "kesalahan manusia".

"Segala tindakan yang diperlukan telah diambil demi menghindari insiden serupa terjadi di masa mendatang," tulis pernyataan tim media sosial partai PTI.

Baca juga: India Minta WhatsApp Pasang Filter Berita Hoaks

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X