Kisah Hiroo Onoda yang Terus Bertempur 29 Tahun Usai Perang Dunia II

Kompas.com - 14/06/2019, 11:57 WIB
Dalam foto yang diambil pada 11 Maret 1974, memperlihatkan Letnan Hiroo Onoda memberikan pedang militernya kepada Presiden Filipina Ferdinand Marcos sebagai tanda menyerah di Isana Malacanang, Manila. Onoda bersembunyi di hutan Filipina selama hampir tiga dekade karena tidak percaya Perang Dunia II sudah berakhir. AFP/JIJI PRESSDalam foto yang diambil pada 11 Maret 1974, memperlihatkan Letnan Hiroo Onoda memberikan pedang militernya kepada Presiden Filipina Ferdinand Marcos sebagai tanda menyerah di Isana Malacanang, Manila. Onoda bersembunyi di hutan Filipina selama hampir tiga dekade karena tidak percaya Perang Dunia II sudah berakhir.
|

KOMPAS.com - Banyak peristiwa heroik dan tak masuk akal selama Perang Dunia II, salah satunya adalah kisah Hiroo Onoda, seorang perwira AD Jepang berpangkat Letnan Dua.

Meski hanya seorang perwira menengah, Onoda menjadi legenda di Jepang setelah bertahan di hutan Filipina selama 29 tahun usai Perang Dunia II dan terus bertempur.

Dia terus bertempur karena tidak mengetahui bahwa Perang Dunia II sudah berakhir dan Jepang telah menyerah.

Onoda lahir pada 19 Maret 1922 di desa Kamegawa, distrik Kaiso, prefektur Wakayama, Jepang.

Baca juga: Veteran Perang Dunia II Ini Bertemu Wanita yang Dicintainya 75 Tahun Kemudian

Pada usia 17 tahun, Onoda merantau untuk bekerja di perusahaan dagang Tajima Yoko di Wuhan, China.

Setahun kemudian dia pulang ke Jepang dan mendaftarkan diri di pasukan infantri AD Kekaisaran Jepang.

Di angkatan darat, Onoda kemudian dilatih menjadi perwira intelijen di akademi Nakado.

Setelah menyelesaikan pelatihan, pada 24 Desember 1944, dia dikirim ke Pulau Lubang di Filipina.

Di sana dia diperintahkan untuk mencegah serangan musuh, dalam hal ini Amerika Serikat, ke pulau itu.

Beberapa tugas penting yang dibebankan kepadanya antara lain menghancurkan landasan udara dan dermaga di pelabuhan pulau tersebut.

Selain itu, Onoda juga mengantungi perintah tidak boleh menyerah atau bunuh diri dalam menjalankan misi ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X