Hampir Tabrakan, Rusia Tuduh Kapal Perang AS Lakukan "Manuver Berbahaya"

Kompas.com - 07/06/2019, 18:35 WIB
Kapal perang anti-kapal selam Rusia Admiral Vinogradov. File via Radio Free EuropeKapal perang anti-kapal selam Rusia Admiral Vinogradov.

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia menuduh kapal perang Amerika Serikat ( AS) melakukan "manuver berbahaya" terhadap kapal perang mereka sehingga hampir tabrakan.

Kapal penjelajah berkekuatan rudal presisi USS Chancellorsville tiba-tiba berputar arah ketika berlayar di sebelah kapal anti-kapal selam Admiral Vinogradov.

Baca juga: Ketika 3 Kapal Perang China Kejutkan Warga Sydney di Pagi Hari...

Dilansir Interfax via AFP Jumat (7/6/2019), Armada Pasifik Rusia menyatakan USS Chancellorsville langsung memotong jalur pelayaran Admiral Vinogradov.


Dalam rilis resmi armada, kapal yang bermarkas di Armada Yokosuka Jepang itu mendekat dengan jarak hingga 50 meter sebelum melewati Vinogradov.

Admiral Vinogradov pun terpaksa melakukan manuver darurat guna menghindari tabrakan. Nota protes dilaporkan sudah dikirimkan kepada komandan Chancellorsville.

Mantan Kepala Staf Angkatan Laut Rusia Admiral Viktor Kravchenko menuduh AS melakukan "perilaku hooligan" dengan respon dari komandan Chancellorsville belum diterima.

Baik Rusia dan AS sama-sama mempunyai sejarah saling menuduh satu sama lain melakukan manuver berbahaya baik di kawasan perairan maupun udara.

Dikutip Radio Free Europe, protes Kremlin terjadi tiga hari setelah Armada Keenam AS menyatakan jet tempur Sukhoi Su-35 memotong pesawat mereka di Mediterania.

Kemudian pada Juni 2016, baik Washington maupun Moskwa sama-sama melontarkan tuduhan kapal perang mereka saling mendekat di perairan yang sama.

Kemudian di Mei lalu, AS mengirim jet tempur untuk mencegat enam pesawat militer Rusia yang memasuki Alaska, dan terus dikawal hingga keluar dari zona udara AS.

Baca juga: Trump ke Jepang, Gedung Putih Disebut Perintahkan Kapal Perang AS Ini Menghilang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X