Seorang Migran Nekat Berlayar Pakai Rakit dari Kayu dan Botol Plastik

Kompas.com - 03/06/2019, 21:16 WIB
Rakit berbahan kayu dengan pelampung dari botol plastik dan pot bunga yang digunakan seorang migran untuk memasuki wilayah Inggris. SKY NEWS / KNRMRakit berbahan kayu dengan pelampung dari botol plastik dan pot bunga yang digunakan seorang migran untuk memasuki wilayah Inggris.

IJMUIDEN, KOMPAS.com - Seorang pria migran ditemukan di tengah lepas pantai Belanda di Laut Utara dengan menaiki rakit sederhana berbahan kayu dan botol plastik.

Diduga pria migran itu hendak menuju Inggris, sebelum akhirnya diselamatkan petugas dari Royal Dutch Rescue Society (KNRM) di wilayah perairan Belanda.

Dilansir Sky News, pria migran berusia 26 tahun itu mengaku berasal dari Eritrea. Dia tidak mampu berbicara dalam bahasa Inggris maupun Belanda, sehingga menyulitkan petugas untuk berkomunikasi dengannya.

Saat ditemukan oleh kapal penangkap ikan, pria migran itu menaiki sebuah rakit berbingkai kayu dengan pelampung dari botol plastik, busa, dan pot bunga, yang hanya disatukan menggunakan tali.

Baca juga: Hindari Penangkapan Polisi, Migran Ini Sembunyi di Dasbor Mobil

Pria itu membawa jerigen berisi air, kopi, serta panel surya yang digunakan untuk mengisi daya ponselnya. Dia menggunakan lembaran plastik lebar sebagai layar dan kayu yang diikatkan pada nampan logam sebagai dayung.

Disampaikan juru bicara KNRM, Edward Zwitser, pria migran itu ditemukan oleh kapal penangkap ikan lokal sekitar satu kilometer dari pelabuhan Ijmuiden di pantai Laut Utara Belanda.

"Itu benar-benar adalah situasi yang berisiko karena dia berada di jalur kapal laut besar yang berlayar menuju Amsterdam. Beruntung dia ditemukan oleh kapal nelayan dan dijemput."

"Saat ditemukan pria itu dalam kondisi cukup baik. Tapi dia tidak bisa berbicara bahasa Inggris ataupun Belanda, sehingga kami belum mengetahui rencananya," ujar Zwitser kepada Sky News.

Pria migran itu bersama dengan kapal rakitnya ditarik ke atas kapal penyelamat untuk kemudian di bawah ke darat dan diserahkan kepada pejabat kontrol perbatasan Belanda.

Disampaikan juru bicara KNRM, sangat berbahaya untuk menyeberangi Laut Utara dengan rakit seperti yang digunakan pria migran tersebut.

Halaman:


Sumber Sky News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X