Jenderal China Sebut Pembantaian di Lapangan Tiananmen Bisa Dibenarkan

Kompas.com - 03/06/2019, 18:54 WIB
Polisi paramiliter China melakukan penjagaan ketat di Lapangan Tiananmen, Beijing (1/11) menyusul serangan mobil pekan sebelumnya. ReutersPolisi paramiliter China melakukan penjagaan ketat di Lapangan Tiananmen, Beijing (1/11) menyusul serangan mobil pekan sebelumnya.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan China Wei Fenghe menyebut cara pemerintah menangani tragedi pembantaian di Lapangan Tiananmen bisa dibenarkan atas nama stabilitas.

Tragedi saat berlangsungnya unjuk rasa pada 4 Juni 1989 itu menyisakan berbagai pendapat soal jumlah korban tewas. Ada yang menyebut antara 1.500 sampai 4.000 pengunjuk rasa.

Dalam kesempatan berbicara di forum Shanngri-La Dialogue di Singapura Minggu (2/6/2019), Wei mengatakan selama 30 tahun terakhir, Partai Komunis China sudah melalui banyak perubahan.

Baca juga: Tragedi Tiananmen Mengimunisasi China dari Kekacauan

"Anda pikir pemerintah salah menangani insiden 4 Juni? Ada kesimpulan untuk itu. Pemerintah melakukan keputusan menentukan untuk menghentikan kekacauan itu," terangnya.

Dilansir The Independent, jenderal berusia 65 tahun itu menjelaskan aksi protes Tiananmen adalah kekacauan politik di mana pemerintah harus bergerak cepat.

Karena itu dalam pandangannya, pemerintah telah melakukan keputusan tepat dan mengklaim stabilitas serta pembangunan China terjadi berkat keputusan itu.

Adalah aneh bagi otoritas China untuk mengakui aksi unjuk rasa itu di mana para pelajar dan pekerja menduduki Lapangan Tiananmen dalam aksi pro-demokrasi.

Protes itu diikuti oleh 1 juta orang. Namun pada 3 Juni 1989 silam, Beijing mengirim tank serta pasukan ke Tiananmen dan melepaskan tembakan di sekeliling tempat.

Dua hari setelah pembantaian, seorang demonstran yang tidak dikenal berdiri di jalur yang dilalui konvoi tank ketika hendak meninggalkan Tiananmen.

Pengunjuk rasa yang dikenal sebagai "Manusia Tank" itu membuat tank terpaksa memutar. Meski begitu, si pengunjuk rasa itu tetap berusaha menghalangi upaya tank.

Rekaman "Manusia Tank" itu kemudian menyebar di seluruh dunia setelah diselundupkan keluar dari China.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X