Kapal Wisata Terbalik di Hongaria, 7 Turis Korsel Tewas dan 21 Orang Hilang

Kompas.com - 30/05/2019, 17:14 WIB
Ilustrari tenggelam.Shutterstock Ilustrari tenggelam.

BUDAPEST, KOMPAS.com - Sejumlah turis asal Korea Selatan dilaporkan tewas ketika kapal wisata yang membawa mereka menyusuri Sungai Danube di Budapest, Hongaria, terbalik.

Kapal wisata itu karam dekat gedung parlemen setelah bertabrakan dengan kapal pesiar yang lebih besar pada Rabu malam waktu setempat (29/5/2019). Sebanyak 21 orang lain juga dilaporkan menghilang.

Dilaporkan AFP Kamis (30/5/2019), penyelam dari militer membantu polisi untuk mencari korban yang masih belum ditemukan di dasar sungai sepanjang malam.

Baca juga: Kapal Tenggelam Setelah Mesin Mati, 7 Penumpang Selamat


Operasi pencarian itu diperpanjang di sepanjang Sungai Danube Hongaria setelah hujan lebat yang mengguyur membuat level maupun aliran air meningkat, dan menyulitkan penyelamatan.

Media setempat memberitakan penyelam menemukan satu jenazah yang berjarak beberapa kilometer dari lokasi kapal tenggelam dengan dinas darurat belum membenarkannya.

Kementerian Luar Negeri Korsel menyatakan, ada sekitar 33 warganya, terdiri dari 30 turis dan tiga orang pemandu, yang menaiki kapal Mermaid saat kejadian.

Badan perjalanan wisata mengemukakan, korban termuda ada gadis kecil berusia enam tahun. Terdapat juga dua kru Hongaria saat kapal terbalik pukul 21.15 waktu setempat.

Juru bicara tim penyelamat Pal Gyorfi menjelaskan tujuh orang korban selamat sudah dibawa ke rumah sakit karena menunjukkan gejala hipotermia dan syok.

Pemerintah Hongaria dalam laman Facebook mereka memberikan ucapan dukacita kepada seluruh keluarga korban turis Korsel atas insiden yang terjadi di Sungai Danube.

"Pemerintah menyediakan seluruh bantuan terbaik bagi polisi, penyelam, dokter yang merawat, staf ambulans, maupun tim penyelamat," ujar Budapest dalam rilis resminya.

Seoul dilaporkan menerjunkan Menteri Luar Negeri Kang Kyung-wha sebagai perwakilan gugus tugas untuk berkoordinasi dengan Hongaria dalam kecelakaan tersebut.

Kepada situs Index.hu, seorang saksi mata mengungkapkan kapal sepanjang 26 meter yang bisa mengangkut 60 turis itu ditabrak dari belakang oleh kapal pesiar yang lebih besar.

Rekaman kamera pengawas yang dipasang di atas hotel menunjukkan kapal pesiar itu menabrak Mermaid. Puing kapal ditemukan beberapa jam kemudian di Jembatan Margaret.

Berdasarkan siaran televisi setempat, akses menuju sungai yang menjadi inspirasi Johann Strauss II menggubah komposisi musik Blue Danube bakal ditutup sementara.

Perwakilan Panorama Deck selaku operator Mermaid, Mihaly Toth, menuturkan kepada MTI bahwa kapal itu tidak mengalami masalah dan menjalani perawatan rutin.

"Kami sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi. Saat ini otoritas tengah menyelidiki penyebabnya. Yang kami tahu adalah kapal itu tenggelam dengan cepat," terang Toth.

Lebih lanjut, Presiden Moon Jae-in telah menginstruksikan untuk mengerahkan segala sumber daya untuk membantu otoritas melakukan operasi penyelamatan.

Baca juga: Kapal Terbalik di Irak karena Kelebihan Penumpang, 54 Orang Tewas

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X