Kompas.com - 27/05/2019, 16:09 WIB
Seorang bocahmendinginkan badan di air mancur saat hari yang panas di sebuah taman di Tokyo, Jepang, pada 5 Agustus 2014. (REUTERS/Toru Hanai) Toru HanaiSeorang bocahmendinginkan badan di air mancur saat hari yang panas di sebuah taman di Tokyo, Jepang, pada 5 Agustus 2014. (REUTERS/Toru Hanai)

TOKYO, KOMPAS.com - Cuaca panas melanda sejumlah wilayah di Jepang hingga menyebabkan dua orang meninggal dan 5757 orang dilarikan ke rumah sakit.

Mereka yang dibawa ambulans ke rumah sakit mengalami gejala stroke akibat gelombang panas.

Melansir Japan Times, Minggu (26/5/2019), dua korban jiwa merupakan pria asal Hokkaido dan Miyagi.

Baca juga: Jepang Batasi Kepemilikan Asing di Sektor IT dan Telekomunikasi

Suhu tercatat mencapai 39,5 derajat Celcius di pesisir kota Hokkaido pada pukul 14.07 waktu setempat. Rekor panas sebelumnya tercatat 37,2 derajar Celcius di Chichibu, Prefektur Saitama, pada 13 Mei 1993.

Suhu di Hokkaido tiap Mei belum pernah mencapai 35 derajat Celcius, dan temperatur sepanjang tahun di prefektur itu juga tidak pernah berada di titik 38 derajat Celcius.

Rekor tertinggi pernah tercatat 37,8 derajat di kota Otofuke pada 3 Juni 2014 dan kota Obihiro pada 12 Juli 1924.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suhu naik menjadi 38,8 derajat di Obihiro dan Ikeda pada Minggu. Badan Meteorologi Jepang segera mengeluarkan peringatan terkait gelombang panas di seluruh wilayah "Negeri Sakura".

Melansir dari SCMP, muncul kekhawatiran khusus terkait turis, terutama dari negara dengan iklim lebih sejuk dan kurnag lembab.

"Kami memberi tahu semua pelanggan yang mengunjungi gerai ritel kami bahwa mereka perlu mengambil tindakan pencegahan sebanyak mungkin," kata Kaori Mori, juru bicara perusahaan travel JTB Corp.

"Kami meminta konsumen kami untuk membawa pelindung dan memakai topi, serta minum banyak air untuk menghindari terlalu panas dan lelah," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.