Kompas.com - 20/05/2019, 15:20 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kekhawatiran terjadi konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran semakin besar jika merujuk kepada Preisden Donald Trump.

Melalui kicauannya di Twitter, Trump menegaskan agar Iran tidak lagi mengancam mereka. Sebab jika mereka sampai berperang, maka itu bakal menjadi akhir bagi Teheran.

Perkataan Trump itu didukung pernyataan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton bahwa Washington sudah sangat siap untuk "merespon segala serangan".

Baca juga: Trump: Jika Teheran Menyerang, Maka Itu Jadi Akhir dari Iran

Dilansir Fox News Minggu (19/5/2019), jika mengulik perbandingan militer kedua negara, maka bisa terlihat jurang yang cukup lebar perbedaan mereka.

1. Jumlah Personel dan Anggaran
Republik Islam Iran mempunyai total 850.000 tentara dengan 523.000 di antaranya merupakan personel aktif. Mereka juga menempatkan sekitar 1.000 rudal jarak pendek dan mendengah.

Berdasarkan laporan Arms Control Association, jumlah itu membuat Iran mencatatkan diri sebagai salah satu negara pemilik rudal balistik terbesar di Timur Tengah.

Kemudian dalam soal anggaran, setiap tahun negara pimpinan Ayatollah Ali Khamenei itu menghabiskan 14,6 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 209,7 triliun.

Bagaimana dengan AS? Washington membawahi sekitar dua juta personel dengan 1,3 juta di antaranya merupakan tentara yang aktif diterjunkan ke berbagai front.

Adapun untuk anggaran, AS menggelontorkan lebih dari 600 miliar dollar AS, atau Rp 8.677 triliun. Jumlah itu setara dengan gabungan anggara militer China dan Rusia.

2. Kemampuan Matra Laut dan Udara
Keunggulan Negeri "Uncle Sam" tak hanya sebatas pada jumlah personel dan anggaran pertahanan. Namun juga superioritas baik ketika di laut maupun udara.

AS mempunyai total 13.000 pesawat tempur, baik itu berstatus jet tempur, pembom, angkut, hingga latih. Sementara Iran hanya memiliki 509 pesawat yang mulai dimakan usia.

Belum lagi di perairan, AS bisa mengerahkan seluruh kapal induknya yang berjumlah 11 unit untuk menggempur iran. Sementara Teheran sama sekali tidak punya.

Baca juga: Komandan Garda Revolusi Iran: Kami Ingin Damai tapi Kami Tak Takut jika Perang

Adapun dalam segi kapal perang, AS mempunyai 415 unit dibandingkan 398 unit yang dimiliki oleh Iran.

3. Kekuatan Darat
Jika harus berhadapan di darat, selain mengandalkan pasukan, keberhasilan sebuah peperangan juga bergantung kepada efektivitas serangan yang dilakukan kendaraan lapis baja.

Untuk urusan tanka, AS mempunyai 6.393 unit di mana mereka mempunyai senjata andalan dalam diri tank tempur utama (MBT) generasi ketiga M1 Abrams.

Kemudian mereka mempunyai 950 unit artileri self propelled melalui M109 Howitzer, serta kendaraan tempur lapis baja yang mencapai 41.760 menurut situs armedforces.eu.

Kemudian di sisi Iran, mereka mempunyai 2.531 tank yang rata-rata merupakan produksi Uni Soviet. Di antaranya T-72S, T-72Z safir, atau T-54/55.

Baca juga: Arab Saudi Tak Ingin Berperang Melawan Iran, tapi...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Fox News
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.