[POPULER INTERNASIONAL] Buka Puasa di Gedung Putih | Pilot AS soal Boeing 737 MAX

Kompas.com - 16/05/2019, 05:27 WIB
Presiden AS Donald Trump menyambut tamu pada acara buka puasa bersama di Gedung Putih, Washington DC, Senin (13/5/2019). (AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/WIN MCNAMEE )WIN MCNAMEE Presiden AS Donald Trump menyambut tamu pada acara buka puasa bersama di Gedung Putih, Washington DC, Senin (13/5/2019). (AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/WIN MCNAMEE )

KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menggelar buka puasa di Gedung Putih bersama dengan duta besar dan diplomat negara mayoritas muslim.

Kemudian, perkembangan terbaru soal penyelidikan terkait masalah pada Boeing 737 MAX.

Kedua berita tersebut masuk dalam berita populer dari berbagai negara sepanjang Rabu (15/5/2019) hingga Kamis (16/5/2019) pagi.

Berikut empat berita populer dari mancanegara untuk mengawali rutinitas Anda:


1. Buka Puasa Bersama di Gedung Putih, Trump Tak Undang Komunitas Muslim

Pada buka puasa yang diselanggarakan pada Senin lalu itu, Trump menyoroti Ramadhan sebagai waktu untuk beramal dan lebih dekat sebagai keluarga dan masyarakat.

Seperti halnya tahun lalu, organisasi Muslim Amerika dan anggota parlemen bukan bagian dari daftar tamu buka bersama di Gedung Putih.

Organisasi muslim Amerika sebelumnya menghadiri acara buka puasa bersama di Gedung Putih pada era pemerintahan Clinton, Bush, dan Obama.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. Terungkap, Pilot AS Minta Boeing 737 MAX Dikandangkan Setelah Tragedi Lion Air

Setelah kecelakaan Lion Air yang mematikan pada 29 Oktober 2019, pilot American Airlines menekan eksekutif Boeing untuk mengubah sistem keselamatan pada pesawat Boeing 737 MAX.

Munculnya seruan perubahan mengharuskan model pesawat terlaris di dunia itu untuk dikandangkan sementara.

Seperti diketahui, Boeing 737 MAX 8 saat ini dikandangkan di seluruh dunia setelah tragedi jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines pada Maret lalu.



Terkini Lainnya

Terjadi Ledakan Bom di Perancis, 13 Orang Terluka

Terjadi Ledakan Bom di Perancis, 13 Orang Terluka

Internasional
Dianggap Tak Senonoh, Peserta Kelas Yoga Digerebek Aparat Iran

Dianggap Tak Senonoh, Peserta Kelas Yoga Digerebek Aparat Iran

Internasional
Ditinggal Beberapa Menit, Bocah Usia 3 Tahun Terjebak di Mesin Permainan

Ditinggal Beberapa Menit, Bocah Usia 3 Tahun Terjebak di Mesin Permainan

Internasional
Sehari Setelah Disahkan, Ratusan Pasangan Sejenis Menikah di Taiwan

Sehari Setelah Disahkan, Ratusan Pasangan Sejenis Menikah di Taiwan

Internasional
Kebakaran Gedung Perguruan Tinggi di India, 15 Orang Tewas

Kebakaran Gedung Perguruan Tinggi di India, 15 Orang Tewas

Internasional
Polisi Rusia Gagalkan Upaya 2 Gadis Jual Keperawanan Seharga Rp 260 Juta

Polisi Rusia Gagalkan Upaya 2 Gadis Jual Keperawanan Seharga Rp 260 Juta

Internasional
Berkunjung ke Inggris, Trump Bakal Boyong Istri dan Anak-anaknya

Berkunjung ke Inggris, Trump Bakal Boyong Istri dan Anak-anaknya

Internasional
Menlu Retno: Perlindungan Warga Sipil Harus Jadi Fokus Utama Kerja DK PBB

Menlu Retno: Perlindungan Warga Sipil Harus Jadi Fokus Utama Kerja DK PBB

Internasional
Pertaruhan Dalam Pemilihan Paruh Waktu Filipina

Pertaruhan Dalam Pemilihan Paruh Waktu Filipina

Internasional
Murid Sekolah di Seluruh Dunia Kembali Gelar Unjuk Rasa Perubahan Iklim

Murid Sekolah di Seluruh Dunia Kembali Gelar Unjuk Rasa Perubahan Iklim

Internasional
Fakta Penerbang Pionir Perempuan Amy Johnson, Pesawat Jason hingga Kematian Misterius

Fakta Penerbang Pionir Perempuan Amy Johnson, Pesawat Jason hingga Kematian Misterius

Internasional
Kisah Pesan Telegraf Pertama Samuel Morse: Apa yang Tuhan Lakukan?

Kisah Pesan Telegraf Pertama Samuel Morse: Apa yang Tuhan Lakukan?

Internasional
Ledakan Terjadi di Masjid Pakistan Saat Shalat Jumat, 1 Orang Tewas

Ledakan Terjadi di Masjid Pakistan Saat Shalat Jumat, 1 Orang Tewas

Internasional
Kerap Di-'bully' Seniornya, Dokter Muda Pilih Gantung Diri

Kerap Di-"bully" Seniornya, Dokter Muda Pilih Gantung Diri

Internasional
Trump: Huawei Bisa Masuk dalam Kesepakatan Dagang AS-China

Trump: Huawei Bisa Masuk dalam Kesepakatan Dagang AS-China

Internasional

Close Ads X