Presiden Brasil Sebut Negaranya dan AS Fokus Gulingkan Rezim Maduro

Kompas.com - 09/04/2019, 16:00 WIB
Presiden AS Donald Trump (kanan) berjalan bersama Presiden Brasil Jair Bolsonaro menuju tempat konferensi pers usai menggelar pertemuan di Gedung Putih, Selasa (19/3/2019).
AFP / JIM WATSONPresiden AS Donald Trump (kanan) berjalan bersama Presiden Brasil Jair Bolsonaro menuju tempat konferensi pers usai menggelar pertemuan di Gedung Putih, Selasa (19/3/2019).

BRASILIA, KOMPAS.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro tidak sungkan menjelaskan fokusnya dalam menggulingkan pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Dalam wawancara dengan Radio Jovem Pan seperti dikutip Russian Today Selasa (9/4/2019), Bolsonaro berkata upaya pelengseran Maduro itu dilakukan bersama AS.

Baca juga: Puji Presiden Maduro, Maradona Bakal Diperiksa PSSI-nya Meksiko

Bolsonaro yang tidak bisa menyembunyikan kebencian terhadap Venezuela mengatakan, Brasil dan AS bakal fokus untuk memengaruhi militer.

Dia berharap dengan adanya keretakan di tubuh militer, maka upaya untuk melengserkan presiden berusia 56 tahun itu bakal berlangsung mulus.

"Adalah militer yang menentukan apakah negara hidup dalam demokrasi atau kediktatoran," beber presiden yang menjabat sejak 1 Januari lalu.

Dia menambahkan saat ini dia tidak melihat Venezuela mempunyai masa depan bagus di bawah rezim Maduro. "Ini yang tidak bisa Anda lakukan," tutur dia.

AS yang mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden telah menggunakan pendekatan ekonomi melalui sanksi untuk menggulingkan Maduro.

Pejabat Gedung Putih termasuk Presiden Donald Trump telah menegaskan segala opsi, termasuk menggunakan jalan militer, sedang dipertimbangkan.

Terkait dengan opsi agresi militer, Bolsonaro sempat ditanyai apakah dia bakal bergabung dengan AS dengan mengirimkan pasukan.

Bolsonaro menjawab bahwa keputusan tersebut bakal berada di tangannya. "Namun saya akan mendengarkan Dewan Pertahanan Nasional dan Parlemen," tegas dia.

Februari lalu, Wakil Presiden Hamilton Mourao menolak kemungkinan mendukung langkah Washington menggunakan opsi bersenjata kepada Venezuela.

Mourao menyatakan untuk bisa menampung pasukan asing, Bolsonaro harus mendapat izin dari Kongres Nasional yang saat ini enggan menerima langkah militeristik.

Baca juga: Maduro: Kita Menghadapi Monster yang Ingin Menghancurkan Venezuela



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X