Arab Saudi Dituding Retas Ponsel Pribadi Bos Amazon

Kompas.com - 31/03/2019, 14:45 WIB
CEO Amazon Jeff Bezos pinterestCEO Amazon Jeff Bezos

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Penyelidik yang disewa bos Amazon Jeff Bezos mengklaim Arab Saudi telah meretas ponsel milik Bezos dan mengakses datanya.

Diwartakan kantor berita AFP, Minggu (31/3/2019), Gavin de Becker mengaitkan peretasan tersebut dengan pemberitaan yang meluas soal pembunuhan kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggi.

Sebagai informasi, Bezos juga pemilik surat kabar The Washington Post.

"Penyelidik kami dan beberapa ahli menyimpulkan dengan keyakinan tinggi, Saudi mengakses ke ponsel Bezos dan memperoleh informasi bersifat pribadi," tulis de Becker di situs The Daily Beast.

Baca juga: Arab Saudi: Dunia Tak Perlu Ikut Menyelidiki Pembunuhan Khashoggi

"Sudah jelas MBS menganggap The Washington Post sebagai musuh utama," lanjutnya.

MBS merujuk pada sapaan akrab Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, yang menurut Senat AS sebagai pihak "bertanggung jawab" atas pembunuhan tersebut.

De Becker tidak merinci bagian mana dari pemerintah Saudi yang disalahkan atas peretasan tersebut.

Dia memberikan sedikit rincian tentang penyelidikan yang menyimpulkan kerajaan kaya minyak tersebut bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.

"Telah diserahkan kepada pejabat federal," tulisnya.

Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.AFP/MOHAMMED AL-SHAIKH Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.
Bezos menyewa Gavin de Becker & Associates untuk mencari tahun tentang pesan teks dan foto pribadinya bocor ke tabloid National Enquires.

Tabloid tersebut memberitakan soal perselingkuhan bos Amazon tersebut sebagai penyebab perceraiannya.

Melansir dari BBC, temuan de Becker diumumkan setelah Bezos pada Februari lalu menuduh perusahaan induk National Enquirer, American Media Inc (AMI) melakukan pemerasan.

Perusahaan itu disebut telah mengancam akan merilis foto-foto intimnya.

"Beberapa orang Amerika akan terkejut mengetahui bahwa pemerintah Saudi sangat berniat merugikan Jeff Bezos sejak Oktober lalu, ketika Post mulai meliput tanpa henti atas pembunuhan Khashoggi," kata de Becker.

Pemerintah Arab Saudi selama ini menekankan, putra mahkota tidak terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Baca juga: Interpol Terbitkan Red Notice untuk 20 Tersangka Pembunuh Khashoggi

Awalnya Riyadh mengklaim tidak mengetahui nasibnya jurnalis yang dibunuh di gedung konsulat Saudi di Turki itu, tetapi kemudian kerajaan menyalahkan agen-agen jahat atas kematian Khashoggi.

Kedubes Saudi di Washington belum menanggapi permintaan untuk berkomentar soal tudingan de Becker.

AMI juga tidak memberikan komentar. Namun, perusahaan itu sebelumnya menyatakan telah bertindak secara sah dalam pelipuran kehidupan pribadi Bezos.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X