Kritik Presiden Xi Jinping Terang-terangan, Profesor di China Ini Dihukum

Kompas.com - 27/03/2019, 11:06 WIB
Presiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan Kongres Rakyat Nasional di Beijing, 20 Maret 2018. AFP / NICOLAS ASFOURIPresiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan Kongres Rakyat Nasional di Beijing, 20 Maret 2018.

BEIJING, KOMPAS.om - Seorang profesor di Universitas Tsinghua, China, dilaporkan dihukum oleh kampusnya setelah terang-terangan mengkritik Presiden Xi Jinping.

Profesor Xu Zhangrun, pakar hukum liberal mendapat hukuman awal Maret ini setelah mempublikasikan sejumlah artikel yang mengkritik isu politik dan sosial dari pemerintah.

Dilaporkan SCMP Selasa (26/3/2019), dalam salah satu opininya tahun lalu, Xu mempertanyakan adanya kultus kepribadian yang mengelilingi Xi.

Baca juga: Sebelum Bertemu Xi Jinping, MBS Jalan-jalan ke Tembok Besar China

Selain itu menurut koleganya Guo Yuhua, Xi juga mengkritik keputusan Kongres Rakyat Nasional yang mencabut masa jabatan seorang presiden.

Guo yang merupakan Profesor Sosiologi berkata, dia telah berbicara dengan Xu setelah pihak universitas memberitahukan bahwa Xu dihukum.

"Mereka memberi tahu Zhangrun secara langsung. Namun saya tidak yakin mereka bakal membeberkan alasan sebenarnya," tutur Guo.

Guru besar 56 tahun itu diberi tahu tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan pengajaran, menerima mahasiswa, maupun melakukan penelitian.

Guo juga mengungkapkan, universitas juga menyatakan bakal menggelar penyelidikan. Tsinghua tidak merespon permintaan konfirmasi dari SCMP.

Rekan maupun kolega Xu telah meminta universitas untuk memmberikan penjelasan mengapa dosen yang dikenal kritis itu harus dihukum.

Penulis terkenal Zhang Yihe merupakan kalangan intelektual pertama yang menyatakan dukungan terhadap Xu melalui unggahan di WeChat.

Zhang berujar dia tidak melakukannya atas kesadaran politik, tetapi karena persahabatan. "Saya tahu beliau. Jadi, saya harus berbuat sesuatu setelah dia dalam kesulitan," ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X