Kompas.com - 25/03/2019, 07:56 WIB
Pelaku penembakan massal di SMA Marjory Stoneman Douglas, Nikolas Cruz, ketika menjalani sidang perdana dari balik tahanan di Fort Lauderdale Kamis (15/2/2018). Cruz menewaskan 17 orang, dan melukai 15 orang lainnya. AP/Susan StockerPelaku penembakan massal di SMA Marjory Stoneman Douglas, Nikolas Cruz, ketika menjalani sidang perdana dari balik tahanan di Fort Lauderdale Kamis (15/2/2018). Cruz menewaskan 17 orang, dan melukai 15 orang lainnya.

PARKLAND, KOMPAS.com - Korban selamat tragedi penembakan massal SMA di Parkland Florida, Amerika Serikat (AS), dilaporkan bunuh diri pada akhir pekan lalu.

Menurut Miami Herald, korban yang tidak disebutkan identitasnya itu berjenis kelamin pria, dan merupakan siswa tingkat dua SMA Marjory Stoneman Douglas.

Menurut juru bicara Kepolisian Coral Springs Tyler Reik dikutip surat kabar lokal The South Florida Sun Sentinel, korban masih remaja.

Baca juga: Pelaku Penembakan Massal Florida Ingin Sumbangkan Warisan pada Keluarga Korban

"Demi menghormati pihak keluarga, kami memutuskan untuk tidak mempublikasikan nama korban," jelas Reik dilansir The Guardian Minggu 924/3/2019).

Dia menyatakan kasus itu kini sedang ditangani, dengan sumber kepolisian berkata kepada Herald, kejadian tersebut terjadi Sabtu malam waktu setempat (23/3/2019).

Reik melanjutkan dia tidak bisa membeberkan apakah kasus itu merupakan bunuh diri, ataukah remaja itu merupakan korban selamat dari penembakan massal di Parkland.

"Yang bisa saya katakan adalah dia memang bersekolah di SMA Marjory Stoneman Douglas. Kami masih belum tahu apa motifnya. Semua masih didalami," terangnya.

Kematian korban itu adalah yang kedua setelah remaja berusia 19 tahun Sydney Aiello, penyintas lain tragedi Parkland, menembak dirinya sendiri.

Aiello yang pemakamannya dilaksanakan Jumat (22/3/2019) dilaporkan menderita Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), dan juga terkena sindrom penyintas.

Ibu Aiello Carra dikutip Sky News menjabarkan putrinya itu mengaku ketakutan dengan kelas, dan menderita rasa bersalah karena dia hidup sementara sahabatnya, Meadow Pollack, tewas.

David Hogg, pimpinan pergerakan Marc of Our Lives yang menuntut pembatasan senjata menyesalkan kasus bunuh diri itu dalam kicauannya di Twitter.

"Berapa banyak lagi anak-anak yang terenggut karena bunuh diri sebelum pemerintah/distrik sekolah melakukan sesuatu? Rip 17+2," ujar Hogg.

Penembakan massal di SMA Marjory terjadi pada 14 Februari 2018 ketika remaja berusia 19 tahun Nikolas Cruz datang dengan membawa senapan semi-otomatis.

Baca juga: Merasa Bersalah, Korban Selamat Penembakan SMA di Florida Bunuh Diri

Sebanyak 14 orang siswa dan tiga staf sekolah dilaporkan tewas, dengan Cruz terancam mendapat hukuman mati jika terbukti bersalah.

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan "Into The Light"

Facebook: IntoTheLightID
Twitter: @IntoTheLightID
Email: intothelight.email@gmail.com
Web: intothelightid.wordpress.com

Save yourself

Facebook: Save Yourselves
Instagram: @saveyourselves.id
Line: @vol7047h
Web: saveyourselves.org

Baca juga: Pelaku Penembakan SMA di Florida Pukul Wajah Sendiri Saat Interogasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.