Filipina Resmi Keluar dari Keanggotaan Mahkamah Kriminal Internasional

Kompas.com - 17/03/2019, 21:50 WIB
Gedung Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag.SHUTTERSTOCK Gedung Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag.

MANILA, KOMPAS.com - Pemerintah Filipina secara resmi keluar dari Mahmakah Kriminal Internasional (ICC), pada Minggu (17/3/2019).

Langkah Manila untuk berhenti menjadi bagian dari badan pengadilan internasional itu setelah ICC pada 2018 menyatakan meluncurkan pemeriksaan pendahuluan terhadap kebijakan penumpasan narkoba yang dicanangkan Presiden Rodrigo Duterte.

Pemeriksaan dilakukan atas dugaan dan laporan yang menyebut kebijakan tersebut telah membawa pada tewasnya ribuan orang, serta memicu kecaman internasional.

Namun, juru bicara kepresidenan Filipina, Salvador Panelo, menyampaikan bahwa negaranya sejak awal tidak pernah secara resmi bergabung sebagai anggota ICC.


Pernyataan Panelo merujuk pada pemerintahan Filipina yang tidak pernah bergabung dengan perjanjian yang mendukung badan tersebut, dan bahwa Filipina tidak menyelesaikan semua tahap untuk memformalkan pengadopsiannya.

Baca juga: AS Ancam Beri Sanksi Mahkamah Kriminal Internasional

"Posisi kami mengenai masalah ini sangat jelas, tegas, dan keras, bahwa Filipina tidak pernah menjadi negara pendukung Statuta Roma yang menjadi dasar pembentukan ICC," kata Panelo dalam pernyataannya, Minggu (17/3/2019), dikutip AFP.

"Sejauh yang kami ketahui, pengadilan ini tidak ada dan tindakannya sia-sia," tambahnya.

Juru bicara PBB, Eri Kaneko, menyebut sesuai aturan pengadilan, keluarnya Filipina dari ICC akan mulai berlaku satu tahun setelah pernyataan resmi disampaikan negara yang bersangkutan kepada PBB, bahwa mereka meninggalkan ICC.

Presiden Duterte menyatakan keinginan untuk menarik Filipina keluar dari ICC pada Maret tahun lalu.

"Sekretaris jenderal memberi tahu semua negara yang bersangkutan bahwa penarikan itu akan berlaku untuk Filipina pada 17 Maret," ujarnya kepada AFP, Jumat (15/3/2019).

Akan tetapi, walaupun Filipina tidak lagi menjadi bagian dari ICC, di bawah aturan pengadilan, kasus yang dipertimbangkan sebelum negara itu resmi keluar masih akan berada di bawah yurisdiksinya.

Sementara Duterte, pada Rabu (13/3/2019), menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan bekerja sama dengan ICC dengan cara apa pun.

Baca juga: Malaysia Jadi Anggota Ke-124 Mahkamah Kriminal Internasional



Terkini Lainnya

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Internasional
Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

Internasional
Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Internasional
Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Internasional
PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

Internasional
Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Internasional
Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional

Close Ads X