Presenter TV Ini Mengaku Tak Mencuci Tangan Selama 10 Tahun

Kompas.com - 12/02/2019, 07:28 WIB
Pete Hegseth, presenter acara Fox News.via Sky News Pete Hegseth, presenter acara Fox News.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang pemandu acara di Amerika Serikat (AS) melontarkan pengakuan tak biasa terkait dengan kesehatan.

Pemandu acara Fox News Pete Hegseth ketika membawakan Fox and Friends mengaku selama ini dia tidak pernah mencuci tangannya.

Dilansir Sky News dan BBC Senin (11/2/2019), kebiasaan tidak cuci tangan itu telah dilakoni Hegseth selama 10 tahun terakhir.

Baca juga: Mengapa Kita Wajib Mencuci Tangan Setelah Menggunakan Toilet?

Pengakuan itu muncul setelah dua koleganya, Ed Henry dan Jedediah Bila, mengejek Hegseth dengan berkata dia pernah memakan pizza kadaluarsa.

"Pizza Hut bakal bertahan lama," ujar Hegseth membela diri seraya berkata, dia memilih tidak cuci tangan karena kuman tak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Dia mengklaim kesehatannya meningkat sejak memutuskan berhenti mencuci tangan karena itu merupakan cara untuk "menyuntik" dirinya sendiri.

Hegseth menuturkan dia melontarkan ucapan itu setelah melakukan resolusi di 2019 ini. "Saya akan mengungkapkan rahasia yang selama ini tak diketahui publik," ulasnya.

Segera setelah pengakuan itu muncul, pemandu acara berusia 38 tahun itu mendapat beragam komentar. Salah satunya dari pengacara keamanan nasional Bradley P Moss.

"Saya membayangkan apakah Hegseth bakal baik-baik saja jika dia datang ke restoran, dan staf yang tak mencuci tangan menyiapkan makanannya?" ujar Moss di Twitter.

Namun, ada juga netizen yang membela Hegseth seperti akun bernama Smittymhs yang mengaku sudah bertahun-tahun dia tidak flu.

Dia menegaskan tubuh harus mendapat kuman supaya bisa mempunyai cara untuk melawannya. "Terlalu banyak germofobia saat ini," ungkapnya.

Adapun kepada USA Today, Hegseth menjelaskan komentarnya itu hanya bermaksud bercanda, dan merupakan bentuk sorotan atas perilaku hidup bersih masyarakat.

Dia berujar masyarakat banyak membawa cairan pembersih tangan, dan mencuci tangannya setidaknya 19.000 kali supaya tetap sehat.

Baca juga: Ini Waktu Penting Mencuci Tangan Saat Puasa

"Saya juga merawat diri, hal-hal seperti itu. Namun, saya rasa tak berlebihan dalam melakukannya," kata presenter asal Minnesota tersebut.

Berdasarkan Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit AS, manusia perlu cuci tangan untuk menghindarkan diri dari kuman hingga penyakit.

Dalam bukunya The Art of the Comeback, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bagaimana dia merupakan maniak dalam urusan cuci tangan.

Sebab dalam pandangannya, salah satu "kutukan" peradaban AS adalah berjabat tangan. Apalagi jika sosok itu sangat terkenal dan sukses.

"Saya merasa jauh lebih baik setelah mencuci tangan saya. Cukup sering saya melakukannya," kata presiden 72 tahun dalam bukunya 1997 silam itu.

Badan Kesehatan Inggris (NHS) menuturkan, manusia harus mencuci tangan setidaknya selama 20 detik. Atau setara menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun.

Baca juga: Di Sumedang, Iriana Jokowi Ajari Pelajar Cuci Tangan yang Benar


Terkini Lainnya

Formappi: Bertambahnya Jumlah Caleg Eks Koruptor Menggerus Optimisme Publik

Formappi: Bertambahnya Jumlah Caleg Eks Koruptor Menggerus Optimisme Publik

Nasional
Paksa Istrinya Jadi PSK, Seorang Pria Pengangguran Dipenjara 25 Tahun

Paksa Istrinya Jadi PSK, Seorang Pria Pengangguran Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Lulusan Perguruan Tinggi Harus Fokus pada Profesi

Lulusan Perguruan Tinggi Harus Fokus pada Profesi

Edukasi
Penerima Program Keluarga Harapan di Gunungkidul Menurun

Penerima Program Keluarga Harapan di Gunungkidul Menurun

Regional
KPU Pertimbangkan Tidak Lagi Fasilitasi Nobar Debat

KPU Pertimbangkan Tidak Lagi Fasilitasi Nobar Debat

Nasional
Pemprov DKI Siapkan Kredit Konstruksi untuk Pikat Pengusaha Bikin Rusunami DP Rp 0

Pemprov DKI Siapkan Kredit Konstruksi untuk Pikat Pengusaha Bikin Rusunami DP Rp 0

Megapolitan
Anies: Desain Rumah Kontainer di Kampung Akurium Artistik dan Membangun Ekosistem

Anies: Desain Rumah Kontainer di Kampung Akurium Artistik dan Membangun Ekosistem

Megapolitan
Ulat Gonggok Serbu Permukiman, Warga Kebagusan Resah

Ulat Gonggok Serbu Permukiman, Warga Kebagusan Resah

Megapolitan
Cegah Bantuan Asing, Venezuela Tutup Perbatasan Laut dan Udara dengan Pulau Curacao

Cegah Bantuan Asing, Venezuela Tutup Perbatasan Laut dan Udara dengan Pulau Curacao

Internasional
PTUN Semarang Putuskan Pemecatan Taruna Akpol yang Aniaya Junior Sah secara Hukum

PTUN Semarang Putuskan Pemecatan Taruna Akpol yang Aniaya Junior Sah secara Hukum

Regional
Gubernur Olly Optimis Sulut Dapat WTP Lagi Tahun Ini

Gubernur Olly Optimis Sulut Dapat WTP Lagi Tahun Ini

Regional
Kemenag Ajukan 20.790 Tenaga Guru dan Dosen untuk Seleksi PPPK 2019

Kemenag Ajukan 20.790 Tenaga Guru dan Dosen untuk Seleksi PPPK 2019

Edukasi
Cuaca Panas dan Angin Kencang, Karhutla di Riau Makin Parah

Cuaca Panas dan Angin Kencang, Karhutla di Riau Makin Parah

Regional
2 dari 6 Korban Ledakan di Mal Taman Anggrek Diperbolehkan ke Luar RS

2 dari 6 Korban Ledakan di Mal Taman Anggrek Diperbolehkan ke Luar RS

Megapolitan
Mahfud MD: Pemilu Itu Hanya Jalan untuk Membangun Kemajuan, Tidak Usah Bertengkar

Mahfud MD: Pemilu Itu Hanya Jalan untuk Membangun Kemajuan, Tidak Usah Bertengkar

Regional

Close Ads X