27 Anak-anak Anggota ISIS di Irak Kembali Pulang ke Rusia

Kompas.com - 10/02/2019, 22:21 WIB
Ketua Ombudsman Hak Anak Rusia Anna Kuznetsova bersama anak-anak dari orangtua yang merupakan anggota ISIS berada dalam perjalanan pulang dari Irak. deti.gov.ru via Russian TodayKetua Ombudsman Hak Anak Rusia Anna Kuznetsova bersama anak-anak dari orangtua yang merupakan anggota ISIS berada dalam perjalanan pulang dari Irak.

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebanyak 27 anak-anak yang ibunya ditahan di Irak karena menjadi anggota ISIS dilaporkan telah dipulangkan ke Rusia.

Demikian laporan dari seorang pejabat Rusia pada Minggu (10/2/2019), seperti diwartakan kantor berita AFP.

"27 anak-anak Rusia telah dipulangkan dari Baghdad," kata pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia.

Baca juga: 30 Anak Rusia dari Orangtua Anggota ISIS Dipulangkan ke Negaranya

Sebelumnya, sebanyak 30 anak-anak sudah kembali ke Moskwa pada akhir Desember 2018.

Sementara ayah dari anak-anak tersebut terbunuh dalam pertempuran selama tiga tahun antara kelompok ekstremis itu dengan pasukan Irak.

Pada awal Januari lalu, pemerintah Rusia mengumumkan masih ada 115 anak-anak Rusia berusia di bawah 10 tahun dan 8 anak berusia 11-17 tahun yang berada di Irak.

Hukum di Irak mengizinkan narapidana ditahan bersama anak-anak mereka sampai usia tiga tahun.

Namun, anak-anak yang lebih besar dari usia tersebut harus tinggal bersama kerabat.

Pada November 2018, penasihat pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov, Kheda Saratova, memperkirakan sekitar 2.000 janda dan anak-anak anggota ISIS Suriah masih berada di Irak dan Suriah.

Sekitar 100 perempuan dan anak-anak di antaranya telah kembali ke Rusia sejauh ini.

Badan Intelijen Rusia (FSB) pada tahun lalu menyatakan, hampir 4.500 warga Rusia keluar dari negaranya untuk berperang untuk membela kelompok pemberontak.

Baca juga: Pasukan Kurdi Suriah Telah Merebut Kembali Lebih dari 99 Persen Wilayah ISIS

Sejauh ini, Pengadilan Irak telah menjatuhi hukuman mati terhadap 300 orang anggota ISIS, sekitar 100 orang di antaranya adalah perempuan asing.

Sementara banyak anggota ISIS lainnya yang harus mendekam hukuman penjara seumur hidup di Irak.

Sebagian besar dari mereka yang dihukum berasal dari Tukri atau negara bekas republik Uni Soviet.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X