Israel Mulai Proyek Penguatan Tembok Perbatasan di Jalur Gaza

Kompas.com - 03/02/2019, 23:52 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. AFP / JACK GUEZPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Otoritas Israel mengumumkan, pada Minggu (3/2/2019), bahwa mereka telah memulai pekerjaan untuk memperkuat perbatasan dengan wilayah Jalur Gaza.

"Selama akhir pekan kami telah memulai pekerjaan membangun penghalang di atas permukaan tanah di sepanjang perbatasan Gaza," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada wartawan.

Ditambahkan Netanyahu, tembok penghalang tersebut akan berdiri setinggi enam meter dari permukaan tanah dan diyakini akan mampu mencegah aksi penyusupan dari Gaza menuju wilayah Israel.

"Ini akan mencegah teroris dari Gaza memasuki wilayah tanah kami," kata Netanyahu, seperti dilansir oleh AFP.

Baca juga: Israel Tahan Dana Bantuan Qatar untuk Jalur Gaza

Ditambahkan kementerian pertahanan dalam pernyataannya, yang menegaskan pernyataan Netanyahu dan mengatakan bahwa pekerjaan struktur telah dimulai sejak Kamis (31/1/2019) pekan lalu.

Pembangunan tembok perbatasan tersebut akan mengikuti jalur penghalang bawah tanah sepanjang 65 kilometer yang juga sedang dalam proses pengerjaan untuk mencegah ancaman dari terowongan lintas perbatasan yang dibangun militan dari Gaza.

Tembok penghalang tersebut, lanjut pernyataan kementerian, akan terus berlanjut hingga menyatu dengan tembok laut yang dibangun menjorok ke perairan Mediterania, yang bertujuan menghalangi upaya penyusupan melalui pesisir pantai.

"(Tembok penghalang) ini akan luar biasa dan sangat kuat," kata kementerian dalam sebuah rekaman video yang menyertai pernyataannya.

Sejumlah pihak memandang proyek penguatan perbatasan tersebut berhubungan dengan agenda pemilihan umum yang akan digelar pada 9 April mendatang.

Pengamat melihat Netanyahu tidak ingin terlibat dalam bentrokan baru dengan kelompok Hamas yang menguasai Gaza menjelang pemilu.

Namun perdana menteri, yang juga menjabat menteri pertahanan meyakinkan bahwa pemilihan yang akan datang tidak akan mempengaruhi keputusan dalam hal keamanan di perbatasan.

"Jika ketenangan tidak dipertahankan di Gaza kami akan membuat keputusan bahkan saat periode pemilihan dan kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan," kata Netanyahu.

Baca juga: Israel Putuskan Gelar Pemilihan Umum pada Bulan April

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X