Israel Putuskan Gelar Pemilihan Umum pada Bulan April

Kompas.com - 24/12/2018, 23:07 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. AFP / ABIR SULTAN / POOLPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Pemilihan umum Israel diputuskan akan dilangsungkan pada April 2019 mendatang, setelah para pemimpin koalisi sepakat untuk memajukan pemungutan suara.

"Berkenaan dengan tanggung jawab nasional dan anggaran, maka para pemimpin partai koalisi, dengan kesepakatan bulat, memutuskan membubarkan Knesset dan menggelar pemilihan baru pada awal April," kata ketua koalisi lima partai dalam pernyataan bersama, Senin (24/12/2018).

Pemilihan umum semula dijadwalkan untuk November 2019 dan dengan pengumuman itu, maka anggota Knesset akan memilih untuk membubarkan parlemen lebih awal.

Laporan media Ibrani menyebut pemilu kemungkinan akan dilaksanakan pada 9 April 2019. Demikian diberitakan Times of Israel.

Baca juga: Israel Bakal Tingkatkan Perlawanan terhadap Iran di Suriah setelah AS Pergi

Pengajuan pelaksanaan pemilu lebih awal ini juga terjadi di tengah krisis yang sedang menerpa koalisi dan pertimbangan tuduhan korupsi terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Keputusan untuk menggelar pemilu dini sepertinya turut didorong pengunduran diri Avigdor Liberman dari jabatan menteri pertahanan dan menarik partainya, Yisrael Beytenu dari koalisi Netanyahu.

Hal itu menyebabkan koalisi pemerintah yang dipimpin Partai Likud hanya memiliki kelebihan mayoritas satu suara dengan 61 dari total 120 anggota Knesset.

Pemicu lainnya adalah tiga kasus dugaan korupsi yang melibatkan PM Netanyahu, di mana Jaksa Agung Avichai Mandelblit diyakini tidak akan memutuskan sebelum digelarnya pemilu.

Sebelumnya, Netanyahu sempat memperingatkan dampak negatif yang akan ditimbulkan jika pemerintah menggelar pemilu dini.

Dalam konferensi pers November lalu, Netanyahu mengatakan pemilu dini merupakan langkah yang tak bertanggung jawab mengingat situasi keamanan saat ini, di mana Israel sedang bersitegang dengan Hamas.

"Saya ingin menekankan bahwa saat ini kita menyaksikan salah satu periode tersulit negara ini," ujar Netanyahu kala itu.

"Keamanan negara di atas politik. Keamanan negara di atas kepentingan pribadi. Kita punya setahun untuk memadamkan ketegangan ini," tambahnya.

Baca juga: PM Israel Peringatkan Bahaya akan Perhelatan Pemilu Dini

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai 'Anjing Gila'

Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai "Anjing Gila"

Internasional
Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Internasional
Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Internasional
Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Internasional
Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X