Israel Bakal Tingkatkan Perlawanan terhadap Iran di Suriah setelah AS Pergi

Kompas.com - 21/12/2018, 16:00 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York di sela Sidang Umum PBB di New York, 26 September 2018. AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York di sela Sidang Umum PBB di New York, 26 September 2018.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Israel akan menjadi salah satu negara yang dirugikan apabila pasukan Amerika Serikat benar-benar meninggalkan Suriah.

Tel Aviv pun berencana untuk meningkatkan perlawanannya terhadap pasukan Iran di Suriah setelah Washington menarik tentaranya.

Sejumlah pejabat Israel telah menyampaikan langkah yang diumumkan Presiden AS Donald Trump pada Rabu (19/12/2018), bakal menguntungkan Iran.

Pasalnya, keberadaan pasukan AS di Suriah selama ini dianggap dapat membendung pergerakan pasukan maupun persenjataan Iran yang dikirimkan melalui Irak ke Suriah.

Israel juga mengkhawatirkan keluarnya AS yang merupakan sekutu utamanya di Suriah bakal mengurangi pengaruh diplomatiknya terhadap Rusia, pendukung utama pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Baca juga: Trump Deklarasikan Kemenangan atas ISIS di Suriah

"Kami akan terus bertindak sangat agresif terhadap upaya Iran untuk menguatkan keberadaannya di Suriah," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dalam pernyataan di televisi, Kamis (20/12/2018).

Israel selama ini telah menjalankan kampanye serangan udara di Suriah yang menargetkan fasilitas Iran, serta mencegah pengiriman persenjataan ke kelompok gerilyawan Hezbollah di Lebanon.

"Kami tidak pernah berencana mengurangi upaya kami, bahkan akan semakin meningkatkannya. Dan saya percaya AS akan tetap memberikan dukungan penuhnya," kata Netanyahu dilansir Al Arabiya dari Reuters.

Sebelumnya, pada Rabu (19/12/2018), Presiden Trump telah mengumumkan kemenangan atas kelompok teroris ISIS di Suriah dan karena itu akan menarik pasukan AS dari negara itu.

Namun Israel telah lama mencoba meyakinkan Washington bahwa Iran dapat menimbulkan ancaman yang lebih besar.

"ISIS telah dikalahkan di Suriah dan hal itu berkat Amerika. Tapi Iran sudah bergerak dan mereka adalah ancaman yang lebih besar bagi seluruh dunia bebas," kata Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennett, yang juga anggota kabinet keamanan Netanyahu.

Ditambahkan anggota kabinet keamanan Israel lainnya, Menteri Keuangan Moshe Kahlon mengatakan bahwa menjaga keamanan Israel juga menjadi kepentingan AS di kawasan itu.

"Tentu saja keputusan AS itu tidak menguntungkan kami, tetapi kami tahu bahwa menjaga keamanan Israel juga merupakan kepentingan Amerika di kawasan ini," ujarnya kepada Radio Militer Israel.

Baca juga: Selain Suriah, Trump Bakal Tarik Pasukan AS dari Afghanistan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X