Israel Tahan Dana Bantuan Qatar untuk Jalur Gaza

Kompas.com - 23/01/2019, 20:12 WIB
Gerbang perbatasan Rafah yang memisahkan wilayah Gaza dengan Mesir kini kembali dikuasai oleh Hamas. AFP / SAID KHATIBGerbang perbatasan Rafah yang memisahkan wilayah Gaza dengan Mesir kini kembali dikuasai oleh Hamas.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan telah memblokir bantuan dari Qatar untuk Gaza, menyusul bentrokan terbaru yang terjadi di perbatasan.

Insiden pada Selasa (22/1/2019) mengakhiri minggu-minggu tenang di perbatasan Jalur Gaza, dengan tentara Israel yang ditembaki kelompok militan. Seorang tentara terluka usai peluru mengenai helm pelindungnya.

Militer Israel merespon tembakan dengan mengerahkan tank-tank di dua titik di Gaza dan menewaskan seorang anggota militan.

Selain itu jet tempur dikerahkan untuk menghancurkan target yang disebut kamp kelompok Hamas di Gaza utara.


Baca juga: Mesir Tutup Gerbang Perbatasan dengan Gaza yang Dikuasai Hamas

Israel dengan Hamas telah terlibat dalam tiga kali perang sejak 2008. Selain itu serangan demi serangan tetap terus terjadi di perbatasan Jalur Gaza.

Namun kekerasan sempat mereda sejak November, usai tercapainya perjanjian gencatan senjata informal antara kedua pihak.

Selain itu, Israel juga telah mengizinkan sekutu Hamas, Qatar, untuk mengirimkan bantuan dana sebesar 15 juta dollar AS (sekitar Rp 212 miliar) setiap bulan selama enam bulan, mulai November.

Dana bantuan senilai total 90 juta dollar AS (Rp 1,3 triliun) tersebut akan digunakan untuk membayar gaji pegawai sipil Hamas, serta memberi bantuan untuk penduduk miskin.

Sejauh ini pembayaran telah dilakukan sebanyak dua kali, terakhir pada 6 Desember 2018 lalu.

Pembayaran untuk bulan ketiga pada Januari ini seharusnya telah memasuki Gaza pada Rabu (23/1/2019) atau Kamis (24/1/2019).

Namun Netanyahu telah memutuskan untuk memblokir bantuan tersebut usai ketegangan yang meningkat di perbatasan. Demikian disampaikan seorang pejabat Israel.

Melansir dari AFP, ini menjadi kali pertama Israel mengaku menahan dana bantuan yang dikirimkan melalui wilayahnya.

Pengiriman dana bantuan melalui Israel juga menjadi salah satu bagian dari kesepakatan yang dicapai antara kedua pihak, bahwa dana yang dikirim harus atas izin Israel.

Baca juga: Dapat Suntikan Dana dari Qatar, Pekerja Hamas Akhirnya Gajian

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X