Diundang Presiden Xi, Kim Jong Un Kembali Lawatan ke China - Kompas.com

Diundang Presiden Xi, Kim Jong Un Kembali Lawatan ke China

Kompas.com - 08/01/2019, 07:30 WIB
Korea Utara Kim Jong Un menyampaikan pidato untuk menandai Tahun Baru di lokasi yang dirahasiakan pada 1 Januari 2019. (AFP/KCNA via KNS) Korea Utara Kim Jong Un menyampaikan pidato untuk menandai Tahun Baru di lokasi yang dirahasiakan pada 1 Januari 2019. (AFP/KCNA via KNS)

BEIJING, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi China untuk memenuhi undangan dari Presiden Xi Jinping.

Demikian laporan dari Xinhua pada Selasa (8/1/2019). Sementara agensi pemberitaan Korea Selatan, Yonhap, mewartakan kereta yang membawa Kim diperkirakan tiba di Beijing pukul 10.00 waktu setempat.

Kereta tersebut telah melewati perbatasan China di kota Dandong pada pukul 22.15, Senin (7/1/2019).

Baca juga: Trump: Saya Mendapat Surat Menakjubkan dari Kim Jong Un

Puluhan petugas keamanan memblokir jalan di sekitar stasiun kereta di Dangdong sebelum kereta melintas. Jalan kembali dibuka setelahnya.

Laporan dari Kyodo News menyebutkan, tamu hotel di Dandong bahkan tidak diizinkan mengambil kamar yang menghadap ke sungai yang menjadi perbatasan.

"Ini langkah nyata untuk mencega kereta agar tidak terlihat," ucap seoranh sumber.

Straits Times mencatat, ini merupakan pertemuan keempat Kim dengan Xi. Pada tahun lalu, Kim Jong Un telah melakukan perjalanan ke China sebanyak tiga kali.

China merupakan sekutu kunci diplomatik Korea Utara, yang menjadi sumber utama perdagangan dan bantuan.

Sebelum mengunjungi China untuk kali pertama pada Maret 2018, Kim tidak pernah bertemu Xi selama lebih dari enam tahun mewarisi kekuasaan dari ayahnya.

Kunjungan ke China kali ini dilaporkan tepat pada hari ulang tahun Kim pada Selasa (8/1/2019), meski hari kelahirannya belum pernah dikonfirmasi oleh pemerintah Korea Utara.

Pertemuan Kim dan Xi akan meningkatkan spekulas tentang KTT kedua antara Kim dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca juga: Trump Menantikan Pertemuan Baru dengan Kim Jong Un

Dalam KTT Singapura, Kim sepakat untuk melakukan denuklirisasi penuh dengan imbalan janji keamanan dan hubungan baru dengan AS.

Namun, proses denuklirisasi berjalan lambat ketika Korut meminta keringanan sanksi.

AS menilai peringanan semacam itu tidak bisa diberikan sampai Korut benar-benar menyerahkan senjata nuklirnya.


Terkini Lainnya


Close Ads X