Trump: Saya Mendapat Surat Menakjubkan dari Kim Jong Un

Kompas.com - 03/01/2019, 08:40 WIB
Presiden AS Donald Trump (kanan) saat bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura, 12 Juni 2018 lalu. AFP / SAUL LOEBPresiden AS Donald Trump (kanan) saat bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura, 12 Juni 2018 lalu.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan percaya diri mengatakan bahwa dirinya punya hubungan baik dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Hubungan baik itu, seperti diwartakan SCMP pada Kamis (3/1/2019), terlihat dari pernyataan Trump dia menerima surat dari Kim.

Baca juga: Trump Menantikan Pertemuan Baru dengan Kim Jong Un

"Saya baru saja menerima surat yang menakjubkan dari Kim Jong Un," kata presiden 72 tahun tersebut dalam pertemuan kabinet.


Keduanya pertama kali bertemu di Singapura pada 12 Juni, dan menyepakati deklarasi untuk melaksanakan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Trump mengatakan, pertemuan pertamanya dengan Kim merupakan kemenangan besar bagi diplomatik seraya mengeluhkan pemerintahannya tak mendapat pujian atas prestasi itu.

Dia mengklaim, jika orang lain yang duduk di kursinya saat ini, maka orang tersebut harus menghadapi perang yang terjadi Asia.

"Dia bakal melihat perang besar dan dahsyat di Asia. Tentu sangat tidak menyenangkan melihatnya," ujar Trump seperti dilansir CNN.

Dengan klaim hubungan baik itu, Trump menantikan pertemuan kedua dengan Kim, tetapi dia mengaku tak akan terburu-buru melaksanakannya.

"Saat ini, Gedung Putih tengah menggelar pertemuan dengan Kim yang jadwal pelaksanaannya bakal terjadi dalam waktu dekat ini," tuturnya.

Ucapan Trump terjadi setelah Kim memberikan pidato Tahun Baru (1/1/2019) berisi peringatan kepada AS untuk memenuhi janjinya.

Kim berujar, dia sudah berkomitmen melaksanakan denuklirisasi dengan menghancurkan situs uji coba senjata nuklir maupun rudal balistik.

Dia meminta agar AS bisa bersikap sama dengan mencabut sanksi yang diberikan sebelum Pyongyang menyerahkan senjata nuklirnya.

"Jika tidak, maka kami terpaksa bakal menempuh jalan lain untuk melindungi kedaulatan dan kepentingan negara kami," terang Kim.

Baca juga: Dalam Pidato Tahun Barunya, Kim Jong Un Peringatkan AS

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X