Pesawat Maskapai Norwegia Terjebak di Iran Selama 3 Pekan

Kompas.com - 04/01/2019, 21:25 WIB
Norwegian Air Shuttle huffingtonpost.comNorwegian Air Shuttle

OSLO, KOMPAS.com - Maskapai asal Norwegia, Norwegian Air Shuttle, kini dibuat bingung terkait pesawatnya yang terjebak di Iran.

Salah satu armadanya, Boeing 737 Max, terjebak di Iran selama tiga pekan usai melakukan pendaratan darurat akibat masalah mesin.

Diwartakan AFP, Jumat (4/1/2019), manajemen maskapai kini dibuat pusing terkait perbaikan mesin pesawat.

Baca juga: Siarkan Adegan Seks Jackie Chan, Bos Stasiun TV Iran Dipecat


Laporan dari www.airlive.net menyebutkan, pekerjaan perbaikan mengalami masalah karena sanksi internasional yang melarang maskapai mengirim suku cadang ke Iran.

Semua ini bermula dari insiden pada 14 Desember 2018,ketika pesawat sedang dalam perjalanan dari Dubai ke Oslo dengan membawa 192 penumpang dan kru.

Juru bicara Norwegia Air Shuttle, Andreas Hjornholm, mengatakan pilot harus melakukan pendaratan darurat di Shiraz, Iran, karena masalah mesin.

Meski demikian, penumpang dapat terbang ke Oslo pada hari berikutnya dengan menggunakan pesawat lain. Sementara, Boeing 737 Max masih terjebak di wilayah Iran.

Laporan menyebutkan, tim maskapai berupaya untuk memperbaikinya, tapi terkendala karena maskapai tidak bisa mengirim suku cadang ke Iran.

Seperti diketahui, Amerika Serikat menarik diri dari perjanjian nuklir AS. Pemerintahan Donald Trump memutuskan untuk kembali memberlakukan sanksi terhadap Iran.

Manajemen Norwegian Air Shuttle menolak berkomentar terkait laporan yang menyinggung soal sanksi internasional terhadap perbaikan pesawat di Iran.

Baca juga: Iran Gelar Pembicaraan dengan Taliban

"Saya hanya bisa bilang, kami sedang bekerja dengan beberapa opsi untuk membuat pesawat kembali mengudara," kata Hjornholm.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X