Kompas.com - 31/12/2018, 21:14 WIB

TEHRAN, KOMPAS.com - Bos lembaga penyiaran regional milik Iran, IRIB, dipecat karena secara tidak sengaja membiarkan adegan seks Jackie Chan lolos dari aturan sensor yang ketat.

Laporan dari AFP, Senin (31/12/2018), menyebutkan penduduk di Pulau Kish, Iran, dikejutkan ketika stasiun TV lokal menyiarkan adegan seks aktor laga tersebut di salah satu filmnya.

Tentu saja, hal semacam itu melampaui batas di Iran, di mana adegan pria dan wanita berjabat tangan bahkan tidak boleh ditayangkan.

Baca juga: Iran Gelar Pembicaraan dengan Taliban

"Cuplikan adegan amoral dari film yang menampilkan Jackie Chan beredar di media sosial yang tampaknya disiarkan oleh Kish IRIB," demikian laporan dari kantor berita ISNA.

"Adegan itu bertentangan dengan prinsip IRIB, yang akhirnya mengarah pada pemecatan dan teguran beberapa karyawan IRIB di Kish," imbuh laporan ISNA.

Pemecatan tersebut termasuk direktur jenderal IRIB untuk wilayah Pulau Kish.

Media sosial segera diramaikan oleh warganet yang mengomentari siaran tersebut dengan menggunakan tagar #Kish_channel dalam bahasa Persia.

Beberapa penduduk Iran justru menunjukkan kekesalan karena tidak ada yang dipecat dalam peristiwa kecelakaan bus fatal menewaskan 10 mahasiswa di Universitas Azad pekan lalu.

"Bus terbalik, pesawat jatuh, kapal tenggelam... tidak ada yang diberhentikan... Beberapa detik adegan Jackie Chan bercinta di IRIB dan segera semua staf di bagian itu dipecat," tulis seorang netizen di Twitter.

Baca juga: Iran: Sejak Awal, Keberadaan Pasukan AS di Suriah Sudah Salah

Presenter TV IRIB Reza Rashidpoor bahkan bercanda di acara bincang-bincang tentang kontroversi itu agar bisa dihindari.

Dia berkelakar, IRIB dapat memberikan keterangan yang menyebutkan Jackie Chan menikah dengan aktris dalam adegan seks tersebut.

Gurauannya itu merujuk pada program pekan lalu ketika IRIB menambahkan keterangan adegan pasangan yang berpegang tangan telah menikah dalam kehidupan nyata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BBC,AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.