Sidang Kasus Pembunuhan Khashoggi Dimulai, 5 Tersangka Diancam Hukuman Mati

Kompas.com - 03/01/2019, 19:41 WIB
Para pengunjuk rasa berdandan seperti Pangeran Mohammed bin Salman dan Presiden AS Donald Trump beraksi di luar Gedung Putih, Jumat (19/10/2018), menuntut keadilan untuk jurnalis Jamal Khashoggi. AFP/JIM WATSON Para pengunjuk rasa berdandan seperti Pangeran Mohammed bin Salman dan Presiden AS Donald Trump beraksi di luar Gedung Putih, Jumat (19/10/2018), menuntut keadilan untuk jurnalis Jamal Khashoggi.

RIYADH, KOMPAS.com - Proses persidangan untuk kasus pembunuhan Jamal Khashoggi telah resmi dimulai dengan sidang pembuka yang digelar di Pengadilan Tinggi di Riyadh, pada Kamis (3/1/2019).

Sebanyak 11 terdakwa hadir dengan didampingi pengacara mereka. Demikian dikutip kantor berita pemerintah Saudi Press Agency (SPA) berdasarkan pernyataan jaksa agung Arab Saudi.

Kendati para terdakwa telah dihadirkan dalam sidang pembuka, pihak pengadilan belum merilis nama-nama mereka.

Lima pejabat tinggi Arab Saudi, termasuk mantan penasihat pengadilan Saud al-Qahtani, disebut berada di antara para tersangka yang ditahan atas kasus pembunuhan Khashoggi. Tetapi belum ada bukti kebenaran dugaan tersebut.

Baca juga: Kaleidoskop 2018: Ajal Khashoggi Pengaruhi Kebijakan Saudi

Sementara dilansir AFP, Jaksa Agung Arab Saudi telah mengajukan hukuman mati bagi lima dari 11 terdakwa. Tidak diungkapkan tuntutan hukuman bagi enam tersangka lainnya.

Jaksa Agung menambahkan, otoritas Arab Saudi telah dua kali mengajukan permintaan resmi untuk bukti-bukti yang dimiliki pemerintah Turki berkaitan dengan kasus pembunuhan Khashoggi, meski demikian belum ada tanggapan dari Ankara.

Jamal Khashoggi, jurnalis The Washington Post, diduga kuat telah dibunuh di kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018 lalu. Dia disebut dibunuh dalam sebuah "operasi jahat".

Khashoggi yang dikenal sebagai pengkritik kebijakan kerajaan Saudi diduga telah dicekik dan tubuhnya dimutilasi oleh tim beranggotakan 15 orang warga Arab Saudi yang dikirim ke Istanbul pada hari terjadinya pembunuhan.

Tim penyelidik telah mencoba mencari bukti-bukti seputar pembunuhan jurnalis berusia 59 tahun itu, termasuk di kantor konsulat dan kediaman konsul Saudi di Istanbul.

Salah satu misteri terbesar dalam kasus ini adalah keberadaan jenazah korban, yang disebut dalam sebuah laporan media Turki, telah dihilangkan dengan cara dilarutkan dalam larutan asam.

Sementara itu, pihak Ankara telah berulang kali menyampaikan permintaan kepada Riyadh untuk mengekstradisi para tersangka pembunuhan Khashoggi agar dapat diadili di Turki.

Pemerintah Turki juga telah mendorong agar kasus ini diselidiki oleh pengadilan internasional demi memperoleh hasil penyelidikan yang transparan.

Baca juga: Turki Kecewa Saudi Tak Serahkan Pelaku Pembunuhan Khashoggi



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional
Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Internasional
Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Internasional
Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Internasional

Close Ads X