Pembunuhan Khashoggi, MBS Dianggap Lakukan Konsolidasi lewat Reshuffle

Kompas.com - 28/12/2018, 19:35 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman. AFP/FAYEZ NURELDINEPangeran Mohammed bin Salman.

RIYADH, KOMPAS.com - Arab Saudi telah mengumumkan reshuffle kabinet pasca-kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi yang mencuat pada 2 Oktober.

Sejumlah pakar Timur Tengah menyebut dekrit yang dikeluarkan Raja Salman merupakan upaya untuk memperkuat kedudukan Putra Mahkota Mohammed bin Salman ( MBS).

Ali Shihabi, pendiri lembaga think tank Arabia Foundation berkata, reshuffle itu merupakan bentuk konsolidasi kekuasaan.

Baca juga: Raja Salman Perintahkan Perombakan Kabinet Arab Saudi


"Tak hanya kabinet. Namun juga gubernur kerajaan dikenal dekat dengan putra mahkota," terang Shihabi dikutip The Independent Jumat (28/12/2018).

Salah satu indikasinya adalah masuknya Turki al-Sheikh yang merupakan salah satu penasihat kepercayaan MBS sebagai Kepala Otoritas Hiburan.

Adapun MBS bakal tetap menjabat sebagai Menteri Pertahanan sekaligus Kepala Dewan Bidang Politik dan Keamanan yang membawahi sejumlah pejabat kunci.

Di bawahnya, dia mengangkat Pangeran Abdullah bin Bandar menjadi Kepala Garda Nasional Saudi dan juga pejabat "generasi ketiga" yang sevisi dengan MBS.

Kemudian mantan Menteri Keuangan Ibrahim al-Assaf bakal menempati pos Menteri Luar Negeri menggantikan Adel al-Jubeir.

Sebuah karir dramatis bagi Assaf mengingat dia pernah ditangkap pada November 2017 dan ditahan di Hotel Ritz-Carlton dengan tuduhan korupsi.

Pakar Teluk Persia yang menolak disebutkan namanya berujar dia begitu kaget ketika mendengar pria 69 tahun itu kembali ke kabinet.

Pakar anonim itu menerangkan pengangkatan Assaf dibutuhkan karena Riyadh membutuhkan sosok yang bisa membersihkan citra sekaligus mendapat kepercayaan dari negara lain.

"Penunjukan Assaf sangat menarik karena dia memahami sisi gelap kepemimpinan. Mungkin dia bakal melakukan pekerjaan bagus mewakili mereka," ucap pakar itu.

Cinzia Bianco, pakar Saudi di Gulf State Analytics mengatakan Assaf menggantikan Jubeir yang dianggap mengecewakan ketika kasus Khashoggi menyeruak.

Baca juga: Sebelum Dibunuh, Khashoggi Ditawari Minum Secangkir Teh

Sebelum menjadi menlu, Assaf dikenal sebagai salah satu pendukung kebijakan MBS, terutama skema Visi 2030 yang diperkenalkan putra mahkota 33 tahun itu.

"Menlunya memang tua. Namun dia bakal memeluk Visi 2030 dengan lebih ketat. MBS tidak mengambil langkah mundur," ujar Bianco.

Sejak MBS menjadi putra mahkota, Raja Salman membuang konsensus di antara faksi keluarga kerajaan yang berusia puluhan tahun.

Sejak kasus Khashoggi dan keterlibatan Saudi di Yaman mencuat, para pengamat berharap Raja Salman bisa membatas perilaku putranya.

Namun peneliti di Atlantic Council HA Hellyer lewat kicauan di Twitter menyebut perubahan yang dilakukan raja tidak akan berdampak banyak.

"Bagi kalian yang ingin adanya perubahan di Saudi melalui reshuffle, ingat ini. Jika MBS menjadi raja, dia bisa dengan gampang membubarkan kabinet," kritik Hellyer.

Baca juga: CCTV Ungkap Anggota Tim Pembunuh Jamal Khashoggi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

Internasional
Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Internasional
Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Internasional
Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Internasional
Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X