Raja Salman Perintahkan Perombakan Kabinet Arab Saudi

Kompas.com - 28/12/2018, 06:00 WIB
Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kiri) berbicara dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz di Istana Diriya di Riyadh selama KTT Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Minggu (9/12/2018). (AFP/SPA/Bandar Al-Jaloud) Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kiri) berbicara dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz di Istana Diriya di Riyadh selama KTT Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Minggu (9/12/2018). (AFP/SPA/Bandar Al-Jaloud)

RIYADH, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz telah memerintahkan perombakan dalam kabinet pemerintahannya.

Sejumlah pejabat tinggi setingkat menteri pun diganti, termasuk menteri luar negeri dan kepala garda nasional, serta membentuk badan antariksa.

Namun posisi Mohammed bin Salman sebagai pangeran mahkota sekaligus pemimpin de facto Kerajaan Saudi tidak tersentuh, meski sempat mendapat tudingan dunia internasional atas dugaan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

Dilansir AFP dari keputusan kerajaan Saudi yang dirilis, Kamis (27/12/2018), ditunjuk untuk menempati jabatan sebagai menteri luar negeri menggantikan Adel al-Jubeir adalah Ibrahim al-Assaf.


Al-Assaf merupakan mantan menteri keuangan yang sempat ditahan oleh kerajaan saat dilakukan penindakan terhadap para terduga korupsi November tahun lalu.

Baca juga: Raja Salman Menjamu Presiden Baru Irak, Kedua Negara Mulai Akur?

Penunjukan lainnya adalah Pangeran Abdullah bin Bandar yang menjadi kepala Garda Nasional, sementara Musaed al-Aiban diangkat menjadi penasihat keamanan nasional.

Perombakan juga dilakukan untuk posisi menteri informasi yang kini dijabat Turki al-Shabanah. Pejabat posisi ini sebelumnya, Awwad al-Awaad dipindahkan menjadi penasihat pengadilan kerajaan.

Pembantu dekat pangeran mahkota, Turki al-Sheikh, diperintahkan menjabat sebagai kepala otoritas hiburan, dari posisi sebelumnya sebagai kepala komisi olahraga.

Perubahan juga terjadi untuk posisi kepala otoritas pariwisata yang kini ditempati Ahmed al-Khatib.

Raja Salman juga memerintahkan pembentukan badan antariksa nasional yang akan dipimpin oleh salah satu putranya, Pangeran Sultan bin Salman, yang juga seorang mantan astronot.

Menurut seorang pengamat, Ali Shihabi, kepala think tank pro-Saudi, The Arabia Foundation, perombakan yang dilakukan Raja Salman terhadap kabinet pemerintahan ini dianggap akan semakin memperkuat konsolidasi kekuatan oleh pangeran mahkota.

"Banyak dari mereka yang dipromosikan adalah sekutu kunci dari pangeran mahkota," kata Shihabi melalui akun Twitter-nya.

Sementara analis melihat, penunjukan Assaf sebagai menteri luar negeri memperlihatkan penekanan dalam diplomasi ekonomi, sebagai upaya untuk meyakinkan investor asing setelah Arab Saudi diterpa krisis kepercayaan dari kasus Khashoggi.

Sebelum ditunjuk menjadi menteri luar negeri, Assaf berpengalaman menjabat menteri keuangan dan memiliki jabatan penting di perusahaan minyak negara, Aramco, dan Dana Investasi Publik, yang mengelola investasi kerajaan.

Baca juga: Raja Salman Undang Emir Qatar Ikut Pertemuan Negara Teluk

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X