Setahun Bebas dari ISIS, Pohon Natal Tertinggi Didirikan di Baghdad

Kompas.com - 24/12/2018, 18:32 WIB
Ilustrasi pohon Natal dengan dekorasi bergambar bendera Irak. (Shutterstock) Ilustrasi pohon Natal dengan dekorasi bergambar bendera Irak. (Shutterstock)

BAGHDAD, KOMPAS.com - Natal mulai resmi menjadi hari libur nasional di Irak pada 2008. Kini, setahun setelah ISIS dinyatakan kalah, Irak merayakan Natal dengan begitu meriah.

Pohon Natal tertinggi kembali berdiri di taman hiburan al-Zawra di Baghdad dengan tinggi 26 meter dengan diameter 10 meter.

Melansir The New Arab, Minggu (23/12/2018), pejabat taman hiburan, Qais Adnan, mengatakan pohon Natal didirikan untuk merayakan keragaman agama di Irak.

Baca juga: Melihat Kembali Perayaan Natal yang Dilakukan Hitler dan Nazi...


Seorang penduduk Baghdad bernama Rasha al-Taie mengatakan, pohon itu mewakili cinta, perdamaian, dan solidaritas antara umat Kristen dan muslim.

Inisiatif pendirian pohon Natal ini dimulai sejak Desember dua tahun lalu. Seorang pengusaha bernama Yassir Saad menyatakan, pohon dibangun sebagai tanda persatuan dengan umat Kristen.

"Bergabung dengan saudara-saudara Kristen kita dalam perayaan liburan mereka dan membantu rakyat Irak melupakan kesedihan mereka," katanya waktu itu.

Kepala Gereja Katolik Khaldea di Baghdad Louis Raphael Sako mengatakan, umat kristen masih mengalami pembatasan di Irak, terlepas dari kekalahan ISIS.

"Hak-hak mereka telah dilanggar, banyak rumah dan properti mereka diserang dan diambil. Mereka juga dikesampingkan dalam hal pekerjaan," ucapnya.

Mayoritas orang yang masih telantar, termasuk umat Kristen, menolak kembali ke rumah karena kurangnya keamanan dan layanan dasar di wilayah asal mereka.

Baca juga: Pesan Natal Kerajaan, Ratu Elizabeth Sebut Pentingnya Saling Menghargai

Menurut dia, jika ideologi ekstremis semacam itu bisa menjadi masalah yang mungkin berkontribusi pada kembalinya Al-Qaida dan ISIS dalam bentuk berbeda.

ISIS membuat umat Kristen di Irak mencari perlindungan di wilayah Kurdistan.

Hingga kini, wilayah ini menyediakan tempat berlindung bagi lebih 1,8 juta warga Irak dari berbagai agama yang mengungsi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X