Kompas.com - 14/12/2018, 17:59 WIB

TEL ALVIV, KOMPAS.com - Pasukan Israel menangkap 40 warga Palestina di Tepi Barat selama memburu pelaku serangan mematikan.

Tepi Barat merupakan wilayah yang diduduki Israel selama lebih dari 50 tahun, dan dalam dua bulan terakhir sudah ada tiga penembakan yang dilakukan oleh warga Palestina.

Insiden penembakan terakhir menewaskan dua tentara Israel di dekat permukiman Yahudi. Pelaku berhasil melarikan diri dari tempat kejadian.

Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati Dua Tersangka Penembakan

Diwartakan AFP, militer mengumumkan bala bantuan usai terjadinya serangan pada Kamis (13/12/2018) itu dan melakukan penggerebekan di kota Ramallah dan sekitarnya.

"Pasukan menangkap 40 terduga yang diburu karena keterlibatan mereka dalam kegiatan teror dan kerusuhan dengan kekerasan yang menargetkan warga sipil dan pasukan keamanan," kata pernyataan militer, Jumat (14/12/2018).

Sebanyak 37 orang dari mereka diketahui sebagai anggota Hamas, kelompok yang mengklaim dua serangan senjata akhir-akhir ini.

Tapi Hamas tidak mengaku bertanggung jawab atas insiden penembakan pada Kamis lalu.

Tentara Israel juga tidak mengumumkan penangkapan tersebut dilakukan kaitannya dengan serangan sebelumnya atau bukan.

Seperti diketahui, seorang warga Palestina menembak mati dua tentara Israel di sebuah terminal bus di Tepi Barat pada Kamis.

Serangan tersebut dilakukan beberapa jam setelah Israel membunuh dua anggota Hamas yang diburu atas insiden sebelumnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.