Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/12/2018, 13:04 WIB

RIO DE JANERO, KOMPAS.com - Sejumlah perempuan di Brasil menuduh seorang penyembuh spiritual telah melakukan pelecehan seksual.

Pria yang dikenal secara internasional ini mencoba untuk "menyembuhkan" mereka dari depresi atau masalah lain.

Melansir AFP, Minggu (9/12/2018), tuduhan terhadap Joao Teixeira de Faria (76) yang kerap disapa "Joao de Deus" atau "Joao of God" dilontarkan pada Jumat lalu melalui sebuah program di jaringan televisi Globo.

Baca juga: Aksi Perampokan Bank Terjadi di Brasil, 11 Orang Terbunuh

Mereka yang menuding Faria adalah seorang koreografer Belanda diidentifikasi sebagai Zahira Leeneke Maus dan 9 perempuan Brasil yang tidak disebutkan namanya.

Faria diduga membuat mereka melakukan fellatio kepadanya, dengan mengklaim itu merupakan satu-satunya cara untuk mentransfer energi "pembersihan" kepada mereka.

Maus bahkan mengaku bahwa Faria telah memperkosanya. Surat kabar O Globo kemudian mewawancarai dua perempuan lain yang memberikan laporan serupa tentang pelecehan seksual oleh Faria.

Semua perempuan tersebut berusia 30-an tahun. Sementara, aksi pelecehan itu terjadi antara 2010 hingga awal tahun ini di "rumah sakit spiritual" milik Faria di Abadiania, dekat Brasilia.

Dari sisi Faria, layanan persnya menyatakan sang penyembuh telah menggunakan kekuatannya untuk mengobati ribuan orang selama 44 tahun terakhir.

"Dia dengan keras menolak (tuduhan) setiap praktik yang tidak pantas selama perawatannya," demikian pernyataan dari juru bicaranya.

Reputasi Faria mencapai jauh melampaui Brasil, dengan pengikutnya berasal dari Amerika Serikat, Eropa dan Australia.

Baca juga: Bangunan Sekolah di Brasil Jadi Pemenang RIBA 2018

Oprah Winfrey, selebritis dan produser televisi AS, mengunjungi Faria pada 2013 untuk melihat kemampuannya.

Beberapa media telah melakukan penyelidikan kritis terhadap penyembuhan yang dilakukan Faria.

Dalam beberapa tuduhan sebelumnya tentang pelecehan seksual dan tindakan lainnya, Faria tidak pernah dituntut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.