Kompas.com - 06/12/2018, 22:00 WIB
Aktor pemenang Piala Oscar Sean Penn dalam salah satu proses syuting film dokumenter pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul, Turki, pada Rabu (5/12/2018). Anadolu/Halis AkyildizAktor pemenang Piala Oscar Sean Penn dalam salah satu proses syuting film dokumenter pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul, Turki, pada Rabu (5/12/2018).

ISTANBUL, KOMPAS.com - Aktor pemenang Oscar Sean Penn dilaporkan berada di Istanbul, Turki, untuk proses syuting film dokumenter pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Anadolu via Al Jazeera memberitakan, ditemani 10 orang kru dan pengawal pribadi, dia berada di depan Konsulat Saudi di Istanbul Rabu (5/12/2018).

Aktor yang memenangkan Piala Oscar berkat film Mystic River dan Milk itu juga terlihat berada di luar kediaman resmi Konsul Jenderal Saudi.

Baca juga: Turki Ungkap Kurir Saudi dalam Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Penn, seperti dilansir Daily Sabah, juga dilaporkan berencana untuk bertemu dengan tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, selama kunjungannya.

Bloomberg memberitakan, film dokumenter tentang Khashoggi yang digarap Penn diharapkan bisa meningkatkan kesadaran publik akan pembunuhan jurnalis 59 tahun itu.

Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober oleh tim beranggotakan 15 orang di dalam gedung konsulat ketika mengurus dokumen pernikahan dengan Cengiz.

Setelah sempat bersikukuh Khashoggi sudah meninggalkan gedung, Saudi akhirnya mengakui dia tewas dibunuh dan jenazahnya dimutilasi.

Sumber dari penyelidik Turki mengemukakan jenazah Khashoggi dimutilasi dan dilenyapkan menggunakan cairan asam sebelum dibuang ke saluran air.

Kematian jurnalis yang dikenal sebagai pengkritik Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) itu menimbulkan kecaman dari dunia internasional.

Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meyakini perintah untuk membunuh Khashoggi datang dari MBS.

Sejauh ini, 21 orang termasuk pejabat keamanan yang diduga berhubungan dengan kasus pembunuhan tersebut telah ditahan otoritas Saudi.

Penn menjadi sosok kontroversial antara lain karena dia pernah membela mendiang Presiden Venezuela Hugo Chavez dengan menyebutnya sebagai sahabat.

Selain itu, dia dan aktris Kate del Castillo pernah mewawancarai gembong narkoba Meksiko Joaquin "El Chapo" Guzman dalam tempat persembunyiannya.

Baca juga: Adik MBS Kembali ke AS di Tengah Mencuatnya Kasus Khashoggi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X