Adik MBS Kembali ke AS di Tengah Mencuatnya Kasus Khashoggi

Kompas.com - 06/12/2018, 16:51 WIB
Pangeran Khalid bin Salman, adik Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman sekaligus Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat.AFP via Middle East Eye Pangeran Khalid bin Salman, adik Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman sekaligus Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Adik Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ( MBS), Khalid bin Salman, dilaporkan telah kembali ke Amerika Serikat ( AS).

Pangeran Khalid tiba di Bandara Internasional Dulles di Washington Rabu (5/12/2018) pagi waktu setempat sejak kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi mencuat.

Mengutip sumber, NBC via Middle East Eye Kamis (6/12/2018), Duta Besar Saudi untuk AS itu tiba beberapa jam sebelum upacara pemakaman mantan Presiden Georga HW Bush.

Baca juga: Pembunuhan Khashoggi, Turki Berniat Menangkap Dua Sekutu MBS


Pangeran berusia 30 tahun itu tidak menghadiri upacara pemakaman George Bush Senior meski sebelumnya dikabarkan dia berniat untuk datang.

Seorang pejabat Saudi yang tak disebutkan identitasnya itu mengatakan Khalid memutuskan tidak hadir dikarenakan keterlambatan pesawatnya.

Kembalinya Khalid ke AS direspon oleh editor The Washington Post Karen Attiah yang mengatakan seharusnya sang pangeran mendapat status persona-non-grata.

"Khalid bin Salman seharusnya diusir dari Washington dan dideklarasikan sebagai persona-non-grata," kecam Attiah di Twitter.

Namun pejabat anonim AS kepada NBC menjelaskan Khalid bakal terus melanjutkan tugasnya sebagai Dubes AS. "Statusnya tak bakal berubah," ungkapnya.

Khalid menjadi sorotan setelah dia diduga ikut terlibat dalam pembunuhan Khashoggi pada 2 Oktober di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Dalam laporan yang dirilis The Post, Badan Intelijen Pusat AS (CIA) menyadap percakapan telepon antara Khalid dengan Khashoggi.

Dalam telepon itu, Khalid memberi tahu jurnalis 59 tahun untuk pergi ke Istanbul guna mengurus keperluannya, dan menjamin keamanan si jurnalis.

Tidak diketahui apakah Khalid mengetahui Khashoggi dibunuh. Namun dilaporkan Khalid menelepon Khashoggi atas permintaan kakaknya, MBS.

Khalid langsung membantah laporan yang dikeluarkan The Post melalui kicauannya di Twitter. Dia menegaskan kontak terakhirnya dengan Khashoggi terjadi pada 26 Oktober 2017.

Di twit kedua, Khalid mengunggah paragraf berisi respon yang memperkuat alibinya dengan mempersilakan aparat mengecek teleponnya.

Kolumnis The Post itu dibunuh sesaat setelah memasuki gedung konsulat untuk mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.

Dari bukti rekaman pembunuhan yang diklaim diperoleh aparat Turki, Khashoggi dibunuh dengan cara dicekik, kemudian jenazahnya dimutilasi.

Potongan jenazah Khashoggi dilenyapkan menggunakan cairan asam sebelum dibuang ke saluran air.

Baca juga: Usai Bertemu CIA, Anggota Senat AS Sebut MBS Gila dan Berbahaya



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Internasional
Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

Internasional
Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Internasional
Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Internasional
PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

Internasional
Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Internasional
Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional

Close Ads X