Kompas.com - 01/12/2018, 15:53 WIB
|

BEIJING, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan di China dikritik karena menjatuhkan denda untuk karyawannya yang tidak berjalan kaki sebanyak 180.000 langkah sebulan.

Menurut harian The Information Times, para karyawan di ssebuah perusahaan konstruksi di kota Guangzhou didenda 0,01 yuan atau sekitar Rp 20 untuk setiak langkah yang kurang dari target.

Salah seorang karyawan yang mengaku bernama "Little C" mengatakan, terlalu seringnya jadwal lembur membuat para karyawan sulit untuk berjalan 6.000 langkah sehari di luar jam kerja,

Baca juga: Tak Diizinkan Naik Bus di Meksiko, Karavan Migran Jalan Kaki Menuju AS

"Saya paham perusahaan ingin mendorong karyawannya untuk lebih sering berolahraga," kata perempuan itu.

"Namun, untuk tidur saja waktu saya tidak cukup karena saya harus banyak berjalan kaki untuk mengejar target yang ditetapkan," tambah dia.

Lui Fengmai, dari firma hukum setempat, mengatakan bahwa perusahaan itu tidak memiliki dasar hukum untuk menjadikan jalan kaki sebagai cara untuk menilai kinerja karyawan.

Dia menambahkan, peraturan kerja semacam itu malah bisa memicu keluhan dari para karyawan.

Liu menambahkan, para karyawan bisa saja mengklaim bahwa berjalan di luar jam kerja harus dianggap lembur atau kecelakaan saat berjalan harus dikatagorikan kecelakaan kerja.

Harian The Information Times ini bukan kasus pertama sebuah perusahaan menerapkan aturan yang tak lazim.

Pada Januari 2017, sebuah perusahaan teknologi di kota Chongqing dikritik karena memaksa karyawannya berjalan kaki 10.000 langkah sehari.

Harian The Chogqing Evening Post mengabarkan, manajemen perusahaan bahkan memasukkan kewajiban jalan kaki itu dalam penilaian kinerja.

Baca juga: Jalan Kaki Surabaya-Jakarta, Mantan Preman Kampanyekan Bahaya Narkoba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.