Ketegangan Rusia-Ukraina: Trump Bisa Batalkan Pertemuan dengan Putin

Kompas.com - 28/11/2018, 12:36 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di istana Kepresidenan Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018). AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di istana Kepresidenan Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkata dia bisa saja membatalkan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Putin dan Trump dijadwalkan bertemu dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang bakal berlangsung di Buenos Aires, Argentina, pada 30 November sampai 1 Desember nanti.

Penasihat Keamanan Nasional John Bolton menyatakan, Trump dan Putin bakal membahas keamanan, pengetatan senjata, hingga masalah Timur Tengah dalam KTT G20.

Baca juga: Presiden Ukraina: Negara Kami dalam Ancaman Perang dengan Rusia

Washington Post via BBC memberitakan Rabu (28/11/2018), saat ini Trump tengah menunggu laporan akhir dari tim keamanan nasionalnya.

Tim keamanan nasional AS mendalami ketegangan antara Ukraina dan Rusia yang terjadi di Laut Hitam pada Minggu (25/11/2018).

"Saya bisa saja membatalkan pertemuan dengannya (Putin. Saya tidak menyukai agresi. Saya tidak ingin adanya agresi," kata Trump.

Ketegangan itu terjadi ketika dua kapal artileri ringan dan kapal tongkang Ukraina ditembaki dan disita kapal perang Rusia di Selat Kerch, dekat Semenanjung Crimea.

24 pelaut Ukraina ditahan oleh militer Rusia, dengan enam di antaranya mengalami luka tembak di kawasan yang dicaplok Kremlin pada 2014 itu.

Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) mengunggah salah seorang pelaut bernama Volodymyr Lisovyi yang mengaku adanya upaya provokatif dari Ukraina.

Sementara pelaut lainnya, Andriy Drach, mengatakan pihaknya sudah menerima peringatan dari militer Rusia bahwa mereka melanggar kedaulatan wilayahnya.

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X