Presiden Ukraina: Negara Kami dalam Ancaman Perang dengan Rusia

Kompas.com - 28/11/2018, 11:11 WIB
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (tengah) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Petro Poroshenko dalam pertemuan di Minsk pada 26 Agustus 2014. KIRILL KUDRYAVTSEV / AFPPresiden Belarusia Alexander Lukashenko (tengah) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Petro Poroshenko dalam pertemuan di Minsk pada 26 Agustus 2014.

KIEV, KOMPAS.com - Presiden Ukraina Petro Poroshenko memperingatkan insiden di Laut Hitam bisa memberi dampak yang lebih besar.

Dalam wawancaranya dengan televisi nasional dikutip AFP Selasa (27/11/2018), Poroshenko memperingatkan negaranya berada dalam ancaman konflik militer dengan Rusia.

Baca juga: Presiden Ukraina Minta Trump Sampaikan Pesan Khusus Ini kepada Putin

"Saya tidak ingin ada yang menganggap ini lucu. Saat ini Ukraina berada dalam ancaman perang skala besar dengan Rusia," kata Poroshenko.

Dia menjelaskan telah memperoleh informasi bahwa unit darat Rusia yang ditempatkan di perbatasan mengalami peningkatan. Begitu juga jumlah tank.

Dia mengatakannya setelah tiga kapal perang Ukraina ditembaki dan disita Angkatan Laut Rusia di Selat Kerch dekat Laut Hitam pada Minggu (25/11/2018).

Pengadilan Simferopol, kota di Crimea, memerintahkan 12 pelaut Ukraina untuk menjalani persidangan awal sebelum ditahan selama dua bulan.

Moskwa menuduh ketiga kapal perang itu sudah melintasi perairan mereka secara ilegal dan tidak mengindahkan peringatan dari pasukan penjaga pantai.

Insiden itu memunculkan kekhawatiran akan adanya konflik lebih besar sejak 2014 yang berujung kepada tewasnya sekitar 10.000 orang.

Kiev mendesak agar para pelaut mereka dibebaskan dan meminta dunia Barat untuk menjatuhkan sanksi kepada Negeri "Beruang Merah".

Adapun Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan agar Ukraina tidak melakukan "tindakan gegabah" setelah Kiev mengumumkan undang-undang darurat militer.

UU itu memberikan wewenang kepada pemerintah untuk membatas media, kebebasan berpendapat, maupun mengerahkan warga yang mempunyai pengalaman militer.

Dalam pembicaraan telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Putin menyampaikan dia sangat serius memperhatikan penetapan UU tersebut.

Putin berkata, dia berharap kepada Jerman supaya membujuk Ukraina agar tidak melakukan sebuah aksi yang sangat ceroboh.

Baca juga: Rusia Pamerkan Tiga Pelaut Ukraina yang Ditangkap di Selat Kerch

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X