Brand Kompas Borong Penghargaan Internasional Asian Digital Media Awards 2018

Kompas.com - 08/11/2018, 21:06 WIB
Film pendek berjudul Bersama Lebih Lama yang digarap Kompas.com meraih Asian Digital Award, yakni penghargaan internasional bergengsi dari asosiasi media dunia, WAN-IFRA. Penghargaan perunggu (Bronze) diterima jurnalis Kompas.com, Fatimah Kartini Bohang, Kamis (8/11/2018) malam, di Mira Hotel, Hongkong. Adapun kategorinya sebagai Best Branded Content Project alias proyek konten yang bekerja sama dengan brand.ist. Film pendek berjudul Bersama Lebih Lama yang digarap Kompas.com meraih Asian Digital Award, yakni penghargaan internasional bergengsi dari asosiasi media dunia, WAN-IFRA. Penghargaan perunggu (Bronze) diterima jurnalis Kompas.com, Fatimah Kartini Bohang, Kamis (8/11/2018) malam, di Mira Hotel, Hongkong. Adapun kategorinya sebagai Best Branded Content Project alias proyek konten yang bekerja sama dengan brand.

HONGKONG, KOMPAS.com — Brand Kompas melalui harian Kompas dan Kompas.com memborong tiga penghargaan internasional di ajang Asian Digital Media Awards 2018 dari dari World Association of Newspaper and News Publishers ( WAN-IFRA) yang digelar di Hong Kong, Kamis (8/11/2018).

Kompas.com membawa pulang satu penghargaan perunggu, sementara  harian Kompas memboyong satu penghargaan emas dan satu penghargaan perunggu.

Baca juga: Film Pendek Kompas.com Raih Penghargaan Internasional Asian Digital Awards

Film pendek garapan Kompas.com meraih Asian Digital Award, yakni penghargaan internasional bergengsi dari asosiasi media dunia, WAN-IFRA yang diterima jurnalis Kompas.com, Fatimah Kartini Bohang, Kamis (8/11/2018) malam, di Mira Hotel, Hongkong.
ist. Film pendek garapan Kompas.com meraih Asian Digital Award, yakni penghargaan internasional bergengsi dari asosiasi media dunia, WAN-IFRA yang diterima jurnalis Kompas.com, Fatimah Kartini Bohang, Kamis (8/11/2018) malam, di Mira Hotel, Hongkong.
Penghargaan untuk Kompas.com berasal dari kategori "Best Branded Content Project" untuk film pendek (short movie) berjudul Bersama Lebih Lama (A Little Longer). Project film pendek ini bisa ditonton di sini. Penghargaan diterima langsung oleh jurnalis Kompas.com, Fatimah Kartini Bohang.

Project Bersama Lebih Lama merupakan cara kreatif tim Tekno di Kompas.com yang membedah fitur-fitur telepon seluler dengan cara yang beda dari teknik-teknik ulasan atau review yang pernah ada. Bersama Lebih Lama mengisahkan dinamika hubungan jarak jauh antara Oik dan Tini.

Ulasan ponsel dinarasikan dalam storyboard yang membentuk film pendek. Ulasan unik ini kemudian mendapat sponsorship dari sebuah brand, karena itu film pendek ini dikompetisikan dalam kategori "Best Branded Content Project". 

Sementara, penghargaan emas yang diterima harian Kompas berasal dari kategori "Reader Revenue Initiative" yang diraih oleh Kompas.id.

Kompas.id adalah proyek inisiatif website resmi dari harian Kompas yang berbayar. Disebut reader revenue karena Kompas.id menerapkan langganan digital berbayar untuk subscriber atau pelanggan yang mendaftar. 

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Pambudy, mewakili Harian Kompas menerima penghargaan perunggu untuk liputan Jelajah Terumbu Karang dalam forum Asian Digita Media di Hong Kong, Kamis (10/11/2018). Harian Kompas juga menerima penghargaan emas untuk kategori Reader Revenue Initative yang diterima oleh General Marketing Manager Harian Kompas Titus Kitot.SEPTA INIGOPATRIA UNTUK KOMPAS Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Pambudy, mewakili Harian Kompas menerima penghargaan perunggu untuk liputan Jelajah Terumbu Karang dalam forum Asian Digita Media di Hong Kong, Kamis (10/11/2018). Harian Kompas juga menerima penghargaan emas untuk kategori Reader Revenue Initative yang diterima oleh General Marketing Manager Harian Kompas Titus Kitot.
Kompas.id merupakan upaya meluaskan pembaca harian Kompas ke ranah digital melalui langganan berbayar yang telah dilakukan sejak tahun 2017.

Ketika itu, banyak media digital lain di Indonesia sebagian besar memilih bebas akses dengan model bisnis mengandalkan pemasukan iklan website atau berbasis ads revenue, Kompas.id mengambil terobosan untuk memilih model bisnis berbasis pelanggan atau reader revenue.

Untuk penghargaan perunggu harian Kompas, diraih dari kategori "Best News Website or Mobile Service" untuk liputan Jelajah Terumbu Karang "Beyond Coral Reef".

Harian Kompas menerima penghargaan Asian Digital Media Awards 2018 di Hong Kong, Kamis (8/11/2018). Harian Kompas juga menerima penghargaan emas untuk Kompas.id kategori Reader Revenue Initative yang diterima oleh General Marketing Manager Harian Kompas Titus Kitot.SEPTA INIGOPATRIA UNTUK KOMPAS Harian Kompas menerima penghargaan Asian Digital Media Awards 2018 di Hong Kong, Kamis (8/11/2018). Harian Kompas juga menerima penghargaan emas untuk Kompas.id kategori Reader Revenue Initative yang diterima oleh General Marketing Manager Harian Kompas Titus Kitot.
Jelajah Terumbu Karang merupakan ekspedisi yang digelar harian Kompas yang mengeksplorasi kekayaan terumbu karang Nusantara. Website Jelajah Terumbu Karang bisa disimak di sini. 

Penghargaan tersebut diberikan dalam forum konferensi Digital Mesia Asia 2018. Acara ini dihadiri oleh wakil media dari 40 negara, membahas berbagai tantangan dan peluang yang dialami media cetak dalam menghadapi disrupsi digital. 

Baca juga: Kompas Raih Dua Penghargaan Asian Digital Media Awards 2018

Penghargaan lainnya

Penghargaan ini sudah kesekian kalinya diterima harian Kompas maupun Kompas.com. Sebelumnya, harian Kompas meraih penghargaan Asian Media Awards 2018 pada Rabu (25/4/2018), untuk kategori Feature Photography.

Fotografer Kompas, Ferganata Indra Riatmoko, menerima penghargaan silver untuk feature foto bertajuk "Air Bersih" di The Westin Hotel and Resort di kawasan Nusadua, Bali.

Visual Interaktif Kompas (VIK), salah satu bagian produk Kompas.com, berhasil mendapat penghargaan Asian Digital Media Awards 2017. VIK menyabet penghargaan silver untuk kategori "Best Innovation New Product" .

Baca juga: VIK Kompas.com Raih Penghargaan Internasional Asian Digital Awards

Di ajang Asian Media Award 2017, harian Kompas kembali menerima penghargaan desain terbaik untuk kategori desain terbaik (Best in Design) subkategori desain halaman satu koran (Best Newspaper Front Page Design). Kali ini, Kompas mendapatkan perunggu (bronze).

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X