Putin Hanya akan Bertemu Sebentar dengan Trump di Paris

Kompas.com - 07/11/2018, 23:42 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin tersenyum ketika menghadiri konferensi pers bersama usai pertemuan di Istana Presiden di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018). Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin tersenyum ketika menghadiri konferensi pers bersama usai pertemuan di Istana Presiden di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018).

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dipastikan akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam agenda peringatan 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I di Paris, akhir pekan ini.

"Telah disepakati bahwa pemimpin AS dan Rusia akan berbincang sebentar di Paris. Pertemuan itu akan dilakukan sambil berdiri," kata penasihat kebijakan luar negeri Yuri Ushakov, pada Rabu (7/11/2018), seperti diberitakan kantor berita Rusia.

Melansir dari AFP, keputusan menggelar pertemuan singkat antara Putin dan Trump, kata penasihat, dikarenakan kemungkinan hal itu bakal menyita perhatian media internasional.

Hal tersebut menjadi kekhawatiran pihak penyelenggara Perancis bahwa pertemuan Trump dan Putin justru akan membayangi agenda sesungguhnya dari peringatan yang digelar.


Baca juga: Trump Ingin Bertemu Putin di Peringatan Gencatan Senjata PD I

"Kedua pemimpin ditetapkan untuk melakukan diskusi lebih rinci selama Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Argentina akhir bulan ini dan akan dikonfirmasi setelah kembali dari Paris," kata Ushakov.

Sebelumnya, Trump menyampaikan tidak terlalu berharap dapat melakukan pembicaraan dengan Putin pada perayaan 100 tahun Perang Dunia I yang digelar 11 November mendatang di Paris, yang akan dihadiri 60 kepala negara dan pemerintahan.

Harapan akan pertemuan kedua pemimpin negara telah berkembang setelah ketegangan yang terus menumpuk antara kedua pihak.

Terlebih setelah Trump menyatakan akan mundur dari Perjanjian Persenjataan Nuklir Jarak Menengah (INF) yang ditandatangani pada era Perang Dingin dengan Soviet.

Rencana pertemuan semakin menguat setelah kunjungan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, ke Moskwa pada Oktober lalu.

Trump dan Putin sebelumnya telah sekali bertemu dalam pertemuan bilateral yang dilangsungkan di Helsinki, pada Juli lalu.

Pertemuan itu memicu kecaman domestik terhadap Trump yang dinilai terlalu lunak terhadap Rusia yang dituduh telah ikut campur dalam pemilu AS.

Baca juga: Trump Ragu Bisa Bertemu Putin di Paris Pekan Depan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X