Trump Ragu Bisa Bertemu Putin di Paris Pekan Depan

Kompas.com - 06/11/2018, 06:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin tersenyum ketika menghadiri konferensi pers bersama usai pertemuan di Istana Presiden di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018). Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin tersenyum ketika menghadiri konferensi pers bersama usai pertemuan di Istana Presiden di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tidak yakin dapat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Paris pekan depan.

Seperti diketahui, keduanya dijadwalkan menghadiri peringatan 100 tahun gencatan senjata Perang Dunia I di Paris pada 11 November 2018.

Meski menyatakan tidak bakal bertemu tata muka dengan Putin di ibu kota Perancis, namun Trump berjanji akan menemui pria itu di sela-sela penyelenggaraaan KTT G-20 di Argentina pada akhir November.

Baca juga: Usaha Terakhir Trump dan Obama Rebut Hati Rakyat Jelang Pemilu Paruh Waktu


"Kami belum menyiapkan apa pun. Kami tidak tahu itu akan menjadi tempat yang tepat," ucapnya, Senin (5/11/2018), seperti dikutip dari The Hill.

"Saya akan berada di Paris untuk alasan lain, tapi saya akan menghadiri G-200 dan mungkin akan bertemu setelah itu," imbuhnya.

KTT para pemimpin negara G-20 akan berlangsung di Argentina pada 30 November hingga 1 Desember 2018.

Pertemuan antara Trump dan Putin akan menjaditatap muka pertama mereka sejak KTT Helsinki yang kontroversial pada Juli lalu.

Usai keduanya bertemu, Trump dikritik karena berperilaku lunak terhadap Putin.

Pada pertemuan berikutnya, para pemimpin negara itu diharapkan untuk membahas sejumlah masalah.

Seperti misalnya, keputusan Trump untuk menarik AS dari Traktat Persenjataan Nuklir Jarak Menengah (INF) 1987.

Baca juga: Jelang Sanksi Iran, Trump Unggah Poster Ala Game of Thrones

Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan kepada kantor berita RIA, Putin dan Trump akan bertemu, tetapi tidak akan mengadakan pembicaraan substantif.

"Format acara multilateral untuk memperingati 100 tahun Perang DuniaI tidak memungkinkan kedua presiden mengadakan pertemuan substantif," katanya.

Namun, ketika berada di Paris, keduanya akan memberi keputusan mengenai pertemuan formal selanjutnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Internasional
PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

Internasional
AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

Internasional
Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Internasional
Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Internasional
Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Internasional
Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Internasional
Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Internasional
Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Internasional
Tepergok saat Hendak Mencuri Bra Pakai Payung, Pria Singapura Dibui

Tepergok saat Hendak Mencuri Bra Pakai Payung, Pria Singapura Dibui

Internasional
PM Denmark Tolak Jual Greenland, Trump Tersinggung

PM Denmark Tolak Jual Greenland, Trump Tersinggung

Internasional
Bisa Buktikan Kota Ini Tidak Ada, Hadiah Uang Rp 15 Miliar Menanti

Bisa Buktikan Kota Ini Tidak Ada, Hadiah Uang Rp 15 Miliar Menanti

Internasional
Telan 68 Paket Narkoba, Pria Kenya Ditahan di Bandara Thailand

Telan 68 Paket Narkoba, Pria Kenya Ditahan di Bandara Thailand

Internasional
Viral, Politisi Pria Selandia Baru Susui Bayi Saat Sidang Parlemen

Viral, Politisi Pria Selandia Baru Susui Bayi Saat Sidang Parlemen

Internasional
Dituding Jadi Penyebab Kebakaran Hutan Amazon oleh Presiden Brasil, NGO Tidak Terima

Dituding Jadi Penyebab Kebakaran Hutan Amazon oleh Presiden Brasil, NGO Tidak Terima

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X