Tentara Nigeria Pakai Video Trump untuk Benarkan Penembakan Demonstran

Kompas.com - 02/11/2018, 20:55 WIB
Massa demonstran dari Gerakan Islam Nigeri (IMN) saat menggelar aksi di ibu kota Abuja, Senin (29/10/2018). AFP / SODIQ ADELAKUNMassa demonstran dari Gerakan Islam Nigeri (IMN) saat menggelar aksi di ibu kota Abuja, Senin (29/10/2018).

ABUJA, KOMPAS.com - Tentara Nigeria menggunakan video Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai pembenaran atas kasus penembakan terhadap demonstran yang terjadi di ibu kota Abuja awal pekan lalu.

"Silakan Anda tonton dan Anda simpulkan," tulis Tentara Nigeria dalam akun Twitter resmi mereka, Jumat (2/11/2018).

Video yang diunggah tentara Nigeria merupakan video tanggapan Trump terhadap iring-iringan ratusan migran Amerika Tengah yang melempari tentara AS di perbatasan dengan batu.

"Kami tidak akan tahan dengan itu. Mereka ingin melempar batu ke militer kami, militer kami akan membalas," kata Trump dalam pernyataan yang dibuat pada Kamis (1/11/2018) itu.

Baca juga: Trump Sebut Karavan Migran Akan Ditembak Jika Lempar Batu ke Militer

"Saya katakan kepada mereka (pasukan) untuk menganggap itu (lemparan batu) sebagai senapan. Ketika mereka melemparkan batu seperti yang mereka lakukan kepada militer dan polisi Meksiko, saya katakan anggap itu sebagai senapan," kata Trump.

Juru bicara Departemen Pertahanan Nigeria John Agim mengatakan kepada AFP bahwa video tersebut diposting sebagai tanggapan atas kritik yang menyebut pasukan keamanannya telah bertindak tak sesuai hukum.

"Video yang diposting sebagai reaksi atas laporan Amnesty International yang menuduh tentara telah menggunakan senjata melawan demonstran," kata Agim.

"Tidak hanya menggunakan batu, mereka juga membawa bom bensin, parang dan pisau. Jadi ya, kami menganggap mereka bersenjata."

"Kami bertindak hanya saat anggota IMN mencoba menyakiti anggota kami. Mereka menemui kami di pos pemeriksaan keamanan dan mencoba memprovokasi kami, bahkan membakar kendaraan polisi," tambahnya.

Baca juga: Disalahgunakan, Nigeria Tarik 2,4 Juta Botol Obat Batuk Sirup

Organisasi politik Gerakan Islam Nigeria (IMN) mengatakan sebanyak 49 anggotanya tewas terbunuh setelah tentara dan polisi menembakkan peluru tajam ke massa yang melakukan aksi di ibu kota Abuja pada Senin (29/10/2018).

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X