Kompas.com - 26/10/2018, 15:37 WIB

SANA'A, KOMPAS.com - Sebuah serangan udara yang dilakukan koalisi pimpinan Arab Saudi dilaporkan menghantam kawasan di Hodeida, Yaman.

Dilaporkan The Independent Kamis (25/10/2018), serangan udara itu terjadi di pasar sayur Bayt el-Faqih di selatan Hodeida.

Baca juga: Korea Selatan Tolak Pengajuan Status Pengungsi 400 Warga Yaman

Direktur rumah sakit Abdullah Shahawi menuturkan, serangan itu mengakibatkan 19 orang yang semuanya merupakan warga sipil, dua di antaranya anak-anak.

Serangan itu terjadi ketika koalisi Saudi melaksanakan operasi untuk merebut Hodeida dari kelompok Houthi yang dianggap pemberontak sejak Juni lalu.

Koalisi melakukan intervensi ke Yaman sejak 2015 tatkala Houthi melakukan kudeta dan membuat Presiden Abd-Rabbo Mansour Hadi menyingkir.

Mereka dilaporkan mendapat dukungan logistik dari Amerika Serikat (AS). serta menggunakan rudal yang dibuat baik oleh AS maupun Inggris.

The Independent memberitakan, koalisi Saudi berulang kali melakukan serangan udara di mana tidak ada tanda keberadaan anggota Houthi di tempat yang ditargetkan.

Agustus lalu, rudal jet tempur koalisi menghancurkan bus berisi murid sekolah yang baru saja pulang piknik. Menewaskan 40 anak yang berusia di bawah 11 tahun.

Investigasi yang dilakukan CNN menemukan bom itu dibuat pabrikan senjata AS Lockheed Martin. Bom serupa juga dipakai pada 2016.

Saat itu, koalisi Saudi menyerang upacara pemakaman di Sana'a dan menewaskan 155 orang. Koalisi Saudi membantah dan menyatakan laporan tersebut palsu.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.