Presiden Korsel: Kim Jong Un Bakal Bertemu Putin dan Xi Jinping

Kompas.com - 08/10/2018, 13:32 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menunjukkan deklarasi yang mereka tandatangani dalam pertemuan di Pyongyang. Kim sepakat untuk menutup situs uji coba rudalnya. via Sky NewsPresiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menunjukkan deklarasi yang mereka tandatangani dalam pertemuan di Pyongyang. Kim sepakat untuk menutup situs uji coba rudalnya.

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan ( Korsel) Moon Jae-in berkata Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un bakal melakukan dua pertemuan penting.

Dalam rapat kabinetnya, Moon menyampaikan bahwa Kim bakal bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca juga: Bertemu Menlu AS, Kim Jong Un Sepakat Digelarnya KTT Kedua AS-Korut

Reuters via Channel News Asia mewartakan Senin (8/10/2018), Moon mengatakannya setelah Kim bertemu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo.

Dalam penjelasannya dalam pertemuan kabinet, Moon berujar Kim bakal menjamu Xi di Pyongyang, dan kemudian bertolak ke Rusia untuk menemui Putin.

Xi pernah mengunjungi Korut di 2008. Namun saat itu posisinya sebagai Wakil Presiden China. Sejak menjadi orang nomor satu di 2013, dia belum sekalipun berkunjung.

Meski begitu, dia mengutus Li Zhanshu, pejabat berkuasa ketiga di Partai Komunis, untuk hadir dalam peringatan 70 tahun Korut September lalu.

Sementara pekan lalu, Ketua Senat Rusia Valentina Matviyenko berkunjung ke Seoul, dan menjelaskan bahwa pertemuan antara Kim dan Putin sedang dipersiapkan.

Moon berkata, era baru di Semenanjung Korea tengah berlangsung dalam dua pertemuan yang tidak disebut kapan bakal dilaksanakan itu.

Pertemuan Kim dengan Xi dan Putin tersebut, papar Moon, bakal mempercepat usaha untuk denuklirisasi di Semenanjung Korea.

"Kita bakal melakukan serangkaian usaha aktif untuk bekerja sama dengan negara-negara tersebut," ujar Moon kepada para menterinya dikutip SCMP.

Lebih lanjut, media Korut KCNA memberitakan pertemuan antara Kim dan Pompeo Minggu (7/10/2018) berlangsung dalam suasana yang positif dan membangun.

Baca juga: Kim Jong Un Difavoritkan Jadi Peraih Nobel Perdamaian



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X