Kompas.com - 05/10/2018, 17:14 WIB

Namun, Kroc memiliki pemikiran lain. Dikeluarkan dari sekolah, dia siap untuk berpetualang ke dunia sesungguhnya, mencari penghasilan bagi kehidupannya.

"Salesman"

Di usia 17 tahun pada 1919, Kroc memulai kariernya sebagai pedagang dan menambah pendapatannya dengan bermain piano di sebuah klum malam, atau sebagai seorang DJ di stasiun radio lokal.

Sebagai pedagang, dia menjual apa pun, mulai dari real estate di Fort Lauderdale hingga aksesoris dan perhiasan.

Dia juga sempat bergabung dengan Bursa Saham Amerika di New York, membaca informasi harga saham melalui saluran telegraf, dan menerjemahkan berbagai simbol di sana.

Dia menikah dengan Ethel Fleming pada 1922 hingga 1961. Selanjutnya, dia menikah dengan Jane Dobbins Green selama lima tahun hingga 1968, dan terakhir dengan Joan Mansfield Smith pada 1969 sampai akhir hayatnya.

Menginjak usia 21 tahun, dia mendapat pekerjaan tetap pertamanya sebagai agen penjual di Lily Tulip Paper Cup Company.

Pada 1938, dia bertemu seorang pria bernama Earl Prince, yang berhasil membuat "Multimixer", alat pengaduk milkshake dengan lima kumpar.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Mahatma Gandhi, Sang Jiwa Agung Pecinta Damai

Dia menyadari Multimixer memiliki potensi hebat di pasaran. Dia mengajukan hak eksklusif pemasaran pada produk itu. Pada usia 37 tahun, Kroc mundur dari pekerjaan tetapnya untuk mendirikan Prince Castle Sales.

Pria itu berhasil menjual 8.000 mixer dalam satu tahun. Selanjutnya, prioritas masyarakat berubah, dan konsumen utamanya adalah restoran dan kedai es krim.

Penjualan mulai menurun karena bersaing ketat dengan mixer Hamilton Beach.

Ekspansi McDonald's

Pada 1954, Kroc berkunjung ke restoran lokal yang dimiliki dua bersaudara Dick dan Mac McDonald di San Bernardino, California. Restoran itu membutuhkan beberapa multimixer-nya.

Dia begitu terkesan dengan operasional yang efisien dan sederhana. Restoran tersebut berfokus menyajikan menu sederhana pula seperi burger, kentang goreng, dan minuman susu kocok.

Kroc menjelajahi tempat parkir sekitar dan berbicara dengan para pelanggan. Dia menemukan alasan pelanggan datang ke restoran itu, yaitu burger dan kentang goreng yang dijual lezat.

Yang pasti, menu-menu dijual dengan harga murah.

Segera itu, dia memimpikan jaringan restoran McDonald's yang juga akan memerlukan multimixer.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
NASIONAL
Anies Baswedan
Anies Baswedan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.