Biografi Tokoh Dunia: Marie Curie, Satu-satunya Perempuan Peraih Dua Nobel

Kompas.com - 04/10/2018, 16:47 WIB
Gambar ini diambil sekitar 1895, sebelum Maria Sklodowska atau Marie Curie menikah dengan Pierre Curie. (AFP/ARCHIVES P. ET M. CURIE) Gambar ini diambil sekitar 1895, sebelum Maria Sklodowska atau Marie Curie menikah dengan Pierre Curie. (AFP/ARCHIVES P. ET M. CURIE)

KOMPAS.com - Marie Curie menjadi perempuan yang memiliki sejumlah gelar dengan imbuhan "pertama" dan "satu-satunya".

Dia merupakan perempuan pertama peraih Penghargaan Nobel, profesor perempuan pertama di Universitas Paris, dan perempuan satu-satunya yang meraih Penghargaan Nobel untuk dua kategori.

Bersama dengan suaminya, Pierre Curie, dia menemukan unsur polonium dan radium. Setelah kematian Pierre, dia mengembangkan lebih lanjut sinar-X.

Tak mengetahui bahaya zat radioaktif, paparan radiasi sinar radium membuat dia mengidap anemia dan menghembuskan napas terakhirnya pada 4 Juli 1934.

Kehidupan awal

Marie Curie lahir dengan nama lengkap Maria Salome Sklodowska, di Warsaw, sekarang Polandia, pada 7 November 1867. Kedua orangtuanya, Wladyslaw dan Bronislawa, berprofesi sebagai guru.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Helen Keller, Tunarungu Pendobrak Keterbatasan

Dia merupakan bungsu dari lima bersaudara. Saat masih kecil, dia begitu menyerupai ayahnya, seorang pengajar matematika dan fisika.

Marie dipenuhi dengan rasa ingin tahu yang luar biasa sehingga dia unggul di sekolah.

Namun, tragedi menimpa keluarganya ketika dia baru berusia 10 tahun ketika ibunya meninggal dunia akibat tuberkulosis.

Pada usia 16 tahun, dia memenangkan penghargaan medali emas setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya.

Ayahnya kehilangan banyak uang karena investasi yang buruk, membuat dia harus bekerja sebagai guru dan pengasuh. Dia memanfaatkan waktu luangnya dengan membaca tentang fisika, kimia, dan matematika.

Dari penghasilannya itu, dia mampu membiayai studi medis kakaknya, Bronya, di Paris. Sebagai gantinya, Bronya harus membantu pendidikan Marie setelah sang kakak lulus.

Marie Curie duduk bersama putrinya, Irene, dan suaminya, Pierre Curie. (AFP/ARCHIVES P. ET M. CURIE) Marie Curie duduk bersama putrinya, Irene, dan suaminya, Pierre Curie. (AFP/ARCHIVES P. ET M. CURIE)
Pindah ke Paris

Pada 1891, dia pergi ke Paris untuk menempuh pendidikan di Universitas Sorbonne. Di sanalah, dilebih akrab diakrab disapa Marie.

Kurangnya bekal uang yang dibawa, dia kerja paruh waktu dengan mengajar pada malam hari.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X