AS Kucurkan Bantuan Rp 572 Triliun ke Israel untuk Hadapi Iran

Kompas.com - 03/10/2018, 15:38 WIB
Tank Israel terlihat berada di dekat perbatasan Suriah dengan dataran tinggi Golan yang diduduki militer Israel, pada Mei 2018.AFP / MENAHEM KAHANA Tank Israel terlihat berada di dekat perbatasan Suriah dengan dataran tinggi Golan yang diduduki militer Israel, pada Mei 2018.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut kabar Amerika Serikat bakal mengucurkan ke militer negaranya.

Diberitakan Russian Today Rabu (3/10/2018), bantuan senilai 38 miliar dollar AS, sekitar Rp 572,7 triliun, untuk menghadapi Iran.

Baca juga: Foto Tentara Israel di Reklame Perang Iran-Irak, Wali Kotanya Minta Maaf

Bantuan berdurasi 10 tahun itu disepakati di era Presiden Barack Obama pada 2016, dan disahkan pencairannya Senin (1/10/2018).

Di bawah Peraturan Otorisasi Bantuan Keamanan AS-Israel, setiap tahun Tel Aviv bakal menerima pendanaan 3,3 miliar dollar AS, atau Rp 49,7 triliun.

Selain itu, AS juga memberikan 500 juta dollar AS, Rp 7,5 triliun, dalam bentuk kerja sama di sektor pertahanan rudal.

Secara spesifik, AS mengizinkan pengiriman rudal pandu presisi dari gudang cadangannya, dan memperbanyak jumlah senjata di Israel, dan bisa diakses ketika terjadi perang.

Kementerian Luar Negeri AS menekankan bantuan itu bertujuan melindungi Israel dari segala ancaman potensial di Timur Tengah, terutama Iran dan kelompok yang berafiliasi dengan mereka.

Dalam kicauannya di Twitter menggunakan bahasa Ibrani, Netanyahu menuturkan Israel dan dunia saat ini menghadapi tantangan dunia yang rumit.

Dia menyoroti agresi yang dilakukan Iran. "Dukungan tak berkesudahan AS kepada Israel untuk melindungi diri merupakan pilar kuat hubungan dua negara," ujar Netanyahu.

Tidak seperti Obama, Presiden Donald Trump beserta Netanyahu terus melontarkan peringatan akan ancaman yang bisa dihembuskan Teheran.

Dalam Sidang Umum PBB pekan lalu, Trump menyatakan Iran telah menciptakan pembantaian di Suriah, dan berjanji tak bakal negara pimpinan Hassan Rouhani itu mengembangkan senjata nuklir.

Sementara Bibi, panggilan akrab Netanyahu, menjelaskan terdapat sebuauh fasilitas rahasia agar Iran bisa menyembunyikan nuklirnya.

PM berusia 68 tahun itu menyambut baik keputusan Trump untuk menarik AS dari perjanjian nuklir Iran yang dibuat pada 2015.

Baca juga: Israel Tuding Iran Punya Fasilitas Nuklir Rahasia



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Iran: Trump Harus Tahu Kita Tak Hidup di Abad 18

Iran: Trump Harus Tahu Kita Tak Hidup di Abad 18

Internasional
Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional

Close Ads X