Menhan AS Bantah Rumor Bakal Meninggalkan Pentagon

Kompas.com - 19/09/2018, 18:28 WIB
James MattisChris Kleponis/AFP/Getty Images James Mattis

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis membantah rumor bahwa dia bakal meninggalkan jabatannya.

Dilaporkan AFP via Straits Times Rabu (19/9/2018), Mattis menjadi sorotan setelah buku jurnalis veteran Bob Woodward, Fear: Trump in the White House.

Baca juga: Kepala Staf Gedung Putih Sebut Trump Idiot

Dalam buku tersebut, Mattis mempertanyakan kebijakan Presiden Donald Trump, dan menyamakan pemahamannya seperti anak berusia 10 atau 11 tahun.


Harian New York Times dalam artikelnya Sabtu (15/9/2018) mengutip sejumlah pejabat AS bahwa Mattis berada dalam posisi sulit.

Sebabnya, saat ini Trump tengah berniat untuk mengevaluasi para pejabat maupun staf Gedung Putih yang loyal kepadanya.

Dikonfirmasi awak media, mantan jenderal Korps Marinir itu menyanggah rumor tersebut dengan menyatakan dia bakal santai menanggapinya.

"Rumor itu bakal mati dengan sendirinya. Jadi si penyebar bisa membuat kabar burung baru. Tanggapi saja dengan sedikit humor," ujar Mattis.

Mantan Kepala Komando Pusat AS itu membantah jika dia mengolok-olok Trump seperti anak kecil, maupun berbicara dengan Woodward.

Dia berkata tidak memiliki niat meninggalkan Pentagon, dan mengaku betapa dia mencintai jabatan yang dia emban sejak Januari 2017.

"Malah, saya berpikir untuk pensiun di sini. Mempunyai tempat tinggal kecil di sekitar Sungai Potomac," papar Mattis.

Dia mengaku bahwa kadang kebijakan yang keluar tidak sesuai harapannya. Namun, dia menegaskan Trump adalah pribadi yang bijaksana dan dewasa.

Mattis menuturkan, buku Woodward adalah fiksi. "Semua sumber anonim yang dia ajukan sepertinya tak meyakinkan," kata Mattis.

Baca juga: Staf Gedung Putih Sebut Ada Rencana Menyingkirkan Presiden Trump

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gibraltar Tolak Perintah AS Tahan Kapal Tanker Super Iran

Gibraltar Tolak Perintah AS Tahan Kapal Tanker Super Iran

Internasional
'Kebahagiaan di Pesta Pernikahan Saya Hilang karena Bom Bunuh Diri'

"Kebahagiaan di Pesta Pernikahan Saya Hilang karena Bom Bunuh Diri"

Internasional
Kim Jong Un Disebut Bisa Berbahaya Saat Musim Dingin

Kim Jong Un Disebut Bisa Berbahaya Saat Musim Dingin

Internasional
Sama-sama Berwarna Merah Putih, Ini Beda Bendera Indonesia dan Monako

Sama-sama Berwarna Merah Putih, Ini Beda Bendera Indonesia dan Monako

Internasional
Pesta Pernikahan di Afghanistan Diguncang Bom Bunuh Diri, 63 Orang Tewas

Pesta Pernikahan di Afghanistan Diguncang Bom Bunuh Diri, 63 Orang Tewas

Internasional
Pertama Kali, LED Burj Khalifa Tampilkan Bendera Indonesia dalam Peringatan 17 Agustus

Pertama Kali, LED Burj Khalifa Tampilkan Bendera Indonesia dalam Peringatan 17 Agustus

Internasional
Dangdut dan Balap Karung Warnai Peringatan 17 Agustus di Peru

Dangdut dan Balap Karung Warnai Peringatan 17 Agustus di Peru

Internasional
Polisi New York Tangkap Gelandangan yang Gegerkan Stasiun Kereta Bawah Tanah Pakai Rice Cooker

Polisi New York Tangkap Gelandangan yang Gegerkan Stasiun Kereta Bawah Tanah Pakai Rice Cooker

Internasional
Ketahuan Cuci Piring Pakai Air Kotor, 2 Restoran di China Ditutup

Ketahuan Cuci Piring Pakai Air Kotor, 2 Restoran di China Ditutup

Internasional
Kim Jong Un Sangat Puas dengan Uji Coba Rudal Keenam Korea Utara

Kim Jong Un Sangat Puas dengan Uji Coba Rudal Keenam Korea Utara

Internasional
Dianggap Sajikan Makanan Terlalu Lama, Seorang Pelayan di Perancis Ditembak Mati Pelanggan

Dianggap Sajikan Makanan Terlalu Lama, Seorang Pelayan di Perancis Ditembak Mati Pelanggan

Internasional
Houthi Klaim Serangan 'Drone' ke Fasilitas Gas Alam Saudi, Picu Kebakaran

Houthi Klaim Serangan "Drone" ke Fasilitas Gas Alam Saudi, Picu Kebakaran

Internasional
Otoritas India Pulihkan Jaringan Telepon di Sebagian Wilayah Kashmir

Otoritas India Pulihkan Jaringan Telepon di Sebagian Wilayah Kashmir

Internasional
Kebakaran Hotel di Ukraina Tewaskan 8 Orang, Dorong Inspeksi Tempat Hiburan

Kebakaran Hotel di Ukraina Tewaskan 8 Orang, Dorong Inspeksi Tempat Hiburan

Internasional
Pasang Bendera Swastika di Rumahnya, Pria Berusia 55 Tahun Ditahan

Pasang Bendera Swastika di Rumahnya, Pria Berusia 55 Tahun Ditahan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X